Hasil Panen Jagung Pipil di Wilayah Hukum Polsek Tapung Hilir Sekitar 4 Ton Dijual ke Bulog Kampar
SULUHRIAU, Kampar–Kapolsek Tapung Hilir AKP Khairil, S.H., mengecek pengemasan jagung pipil hasil panen dari berbagai desa di wilayah hukum Polsek Tapung yang dijual ke Bolog Kampar, Senin (18/05/2026).
Jagung ini merupakan hasil panen dari berbagai desa di wilayah hukum Polsek Tapung Hilir yang dijual ke Bulog Tandun Hulu melalui Bulog Kampar mencapai lebih kurang 4 ton dengan kadar air 13,6%, yang dikemas ke dalam karung putih dengan berat masing-masing 50 kg.
Hasil panen ini merupakan hasil kerja keras petani dari enam desa yang menjadi fokus program ketahanan pangan Polsek Tapung Hilir,l
Adapun rincian hasil panen jagung dari masing-masing desa yakni, Desa Kota Bangun menghasilkan 500 kg, Desa Sekijang 500 kg, Desa Tebing Lestari 500 kg, Desa Koto Aman 500 kg, Desa Tapung Makmur 1.200 kg, dan Desa Suka Maju 800 kg.
Meskipun dalam proses pertumbuhan tanaman pernah menghadapi kendala berupa serangan sapi liar dan hama, namun dengan dukungan dan pemantauan yang intensif dari pihak kepolisian serta penyuluh pertanian, para petani tetap berhasil menghasilkan jagung pipil dengan kualitas yang baik.
Kapolsek Tapung Hilir Akp Khairil, menyampaikan bahwa kegiatan Hasil panen 4 ton jagung pipil ini juga kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan ekonomi masyarakat.
"Kami berkomitmen tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif terlibat dalam program pembangunan yang bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat," tegas Kapolsek dalam sambutannya saat memantau proses pengemasan.
Ia menambahkan bahwa penjualan hasil panen ke Bulog menjadi langkah strategis dalam memastikan pasokan pangan yang stabil dan memberikan jaminan harga yang adil bagi para petani.
"Dengan menjual ke Bulog, kami yakin hasil panen akan dapat dinikmati oleh masyarakat luas dan sekaligus memberikan keuntungan yang layak bagi para petani yang telah bekerja keras selama berbulan-bulan," jelasnya.
Hadir dalam kegiatan pengemasan tersebut Kanit Intelkam Polsek Tapung Hilir Aipda Ardian, S.H., serta para petani dari masing-masing desa yang turut serta dalam proses pengemasan dengan semangat yang tinggi.
Salah seorang petani dari Desa Tapung Makmur, Sutrisno, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh pihak Polsek Tapung Hilir.
"Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari polisi, mulai dari persiapan lahan hingga pemasaran hasil panen. Tanpa dukungan ini, mungkin kami tidak akan dapat mencapai hasil seperti ini," ujarnya dengan penuh syukur.
Proses pengemasan dilakukan secara teratur dan teliti untuk memastikan kualitas jagung tetap terjaga selama proses pengiriman ke Bulog Tandun Kabupaten Rokan Hulu.
Setiap karung yang diisi dengan 50 kg jagung pipil diperiksa kondisi fisiknya dan diberi label yang mencatat asal desa dan berat bersih, sebagai bentuk transparansi dalam pengelolaan hasil panen.
Kepala Kelompok Tani Desa Suka Maju, Bpk. Ahmad, menjelaskan bahwa kualitas jagung yang dihasilkan telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Bulog, dengan kadar air yang ideal sehingga tidak mudah rusak selama penyimpanan dan pengiriman.
"Kami mengikuti panduan yang diberikan oleh penyuluh dan pihak kepolisian dalam proses pemeliharaan tanaman, sehingga hasil panen memiliki kualitas yang baik dan dapat diterima dengan mudah oleh pihak pembeli," ujarnya. (hpk)
Komentar Anda :