Minggu, 16 Agustus 2026 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh | Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
 
 
☰ Internasional
Trump Perpanjang Gencatan AS-Iran Beberapa Jam Sebelum Berakhir, Iran: Tak Ada Artinya, Siap Perang Lagi
Rabu, 22 April 2026 - 09:51:43 WIB
Foto AFP

SULUHRIAU-  Presiden Donald Trump memperpanjang gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran pada Senin (21/4/2026) malam waktu AS dengan dalih ingin memberi lebih banyak waktu bagi proses perundingan.


Keputusan Trump ini keluar setelah dirinya mengancam akan menyerang Iran habis-habisan jika Teheran kekeh enggan melanjutkan perundingan di Islamabad setelah gencatan dua pekan berakhir. 


Pengumuman ini juga keluar hanya beberapa jam sebelum gencatan senjata Iran-AS sejak 8 April berakhir hari ini, Rabu (22/4/2026).


Trump memperpanjang gencatan senjata sampai waktu yang belum ditentukan, seraya menyebut keputusan ini juga datang atas permintaan dari Pakistan selaku mediator.


Trump menekankan perlu memberi waktu kepada kepemimpinan Iran yang ia klaim sedang "terpecah" untuk menyusun sebuah proposal perundingan.


"Saya telah... memerintahkan Militer kami untuk melanjutkan blokade dan, dalam segala hal lainnya, tetap siap dan mampu. Karena itu, saya akan memperpanjang gencatan senjata sampai proposal mereka (Iran) diajukan," tulis Trump di media sosial seperti dikutip AFP.


Menjelang intervensi Trump di saat-saat terakhir, belum jelas kapan tepatnya gencatan senjata semula akan berakhir. Pakistan menyatakan masa itu akan habis pada Selasa pukul 23.50 GMT.


Nasib perundingan damai yang dimediasi Pakistan pun menggantung setelah pengumuman Trump tersebut.


Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Wakil Presiden JD Vance tidak jadi berangkat ke Pakistan pada Selasa untuk menghadiri perundingan sebagaimana rencana sebelumnya, sambil menunggu proposal dari Iran.


"Setiap pembaruan lebih lanjut mengenai pertemuan tatap muka akan diumumkan oleh Gedung Putih," kata pejabat itu.


Di Islamabad, polisi dan tentara bersenjata lengkap mengamankan kawasan pemerintahan kota pada Selasa. Area itu nyaris ditutup total, meski belum ada jadwal pasti pertemuan Iran-AS.


Sementara itu, Iran merespons keputusan mendadak Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memperpanjang gencatan senjata pada Selasa (21/4/2026) malam hanya beberapa jam sebelum berakhir Rabu (22/4/2026).


Penasihat senior ketua parlemen Iran, Mahdi Mohammadi, mengatakan perpanjangan itu tak ada artinya bagi Iran. "Ini tidak berarti apa-apa," kata Mohammadi pada Selasa (21/4/2026), dikutip CNN.


Dia lalu menyebut pihak yang kalah tak bisa mendikte persyaratan dalam gencatan.


Mohammadi lantas menuduh Trump memperpanjang gencatan senjata sebagai "taktik untuk mengulur waktu demi serangan mendadak."


Lebih lanjut, dia menyebut blokade AS ke kapal berbendera Iran yang menuju atau dari pelabuhan negara itu sama saja dengan "pemboman."


Sementara itu, juru bicara Markas Besar Pusat Militer Iran Khatam Al Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, mengatakan pasukan akan menyerang target yang sudah ditentukan jika AS menggempur lebih dulu.


"Pasukan kita yang cakap dan kuat sudah lama berada dalam keadaan siaga 100 persen dan siap serta siaga untuk bertindak," kata Zolfaghari, dikutip Al Jazeera.


Dia lalu berujar, "[Jika terjadi] agresi dan tindakan apapun terhadap Republik Islam Iran, pasukan akan segera dan dengan dahsyat menyerang target yang sudah ditentukan."


Ultimatum militer Iran itu muncul setelah Trump mengumumkan untuk memperpanjang gencatan senjata sampai batas waktu yang belum ditentukan pada Senin.


AS dan Iran sebelumnya mengumumkan gencatan senjata dua pekan pada 8 April. Artinya, batas waktu kesepakatan ini hanya sampai 22 April.


Kedua negara tersebut mulanya dijadwalkan menggelar putaran kedua negosiasi di pekan ini, sebelum masa gencatan habis.


Namun, perundingan kedua belum terlaksana. Saat masa gencatan tinggal sehari, Iran belum mengonfirmasi kehadiran dalam negosiasi, sementara delegasi AS disebut membatalkan keberangkatan ke Pakistan. (***)


Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Khairul


 




 
Berita Lainnya :
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  • Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    02 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    03 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    04 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    05 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    06 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    07 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    08 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    09 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    10 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    11 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    12 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    13 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    14 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    15 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    16 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    17 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    18 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    19 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    20 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    21 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
    22 Sembunyikan Sabu di Kaleng Rokok, Oknum Mahasiswa dan Kurir di Kampar Diciduk Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat