Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Internasional
Trump Perpanjang Gencatan AS-Iran Beberapa Jam Sebelum Berakhir, Iran: Tak Ada Artinya, Siap Perang Lagi
Rabu, 22 April 2026 - 09:51:43 WIB
Foto AFP

SULUHRIAU-  Presiden Donald Trump memperpanjang gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran pada Senin (21/4/2026) malam waktu AS dengan dalih ingin memberi lebih banyak waktu bagi proses perundingan.


Keputusan Trump ini keluar setelah dirinya mengancam akan menyerang Iran habis-habisan jika Teheran kekeh enggan melanjutkan perundingan di Islamabad setelah gencatan dua pekan berakhir. 


Pengumuman ini juga keluar hanya beberapa jam sebelum gencatan senjata Iran-AS sejak 8 April berakhir hari ini, Rabu (22/4/2026).


Trump memperpanjang gencatan senjata sampai waktu yang belum ditentukan, seraya menyebut keputusan ini juga datang atas permintaan dari Pakistan selaku mediator.


Trump menekankan perlu memberi waktu kepada kepemimpinan Iran yang ia klaim sedang "terpecah" untuk menyusun sebuah proposal perundingan.


"Saya telah... memerintahkan Militer kami untuk melanjutkan blokade dan, dalam segala hal lainnya, tetap siap dan mampu. Karena itu, saya akan memperpanjang gencatan senjata sampai proposal mereka (Iran) diajukan," tulis Trump di media sosial seperti dikutip AFP.


Menjelang intervensi Trump di saat-saat terakhir, belum jelas kapan tepatnya gencatan senjata semula akan berakhir. Pakistan menyatakan masa itu akan habis pada Selasa pukul 23.50 GMT.


Nasib perundingan damai yang dimediasi Pakistan pun menggantung setelah pengumuman Trump tersebut.


Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Wakil Presiden JD Vance tidak jadi berangkat ke Pakistan pada Selasa untuk menghadiri perundingan sebagaimana rencana sebelumnya, sambil menunggu proposal dari Iran.


"Setiap pembaruan lebih lanjut mengenai pertemuan tatap muka akan diumumkan oleh Gedung Putih," kata pejabat itu.


Di Islamabad, polisi dan tentara bersenjata lengkap mengamankan kawasan pemerintahan kota pada Selasa. Area itu nyaris ditutup total, meski belum ada jadwal pasti pertemuan Iran-AS.


Sementara itu, Iran merespons keputusan mendadak Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memperpanjang gencatan senjata pada Selasa (21/4/2026) malam hanya beberapa jam sebelum berakhir Rabu (22/4/2026).


Penasihat senior ketua parlemen Iran, Mahdi Mohammadi, mengatakan perpanjangan itu tak ada artinya bagi Iran. "Ini tidak berarti apa-apa," kata Mohammadi pada Selasa (21/4/2026), dikutip CNN.


Dia lalu menyebut pihak yang kalah tak bisa mendikte persyaratan dalam gencatan.


Mohammadi lantas menuduh Trump memperpanjang gencatan senjata sebagai "taktik untuk mengulur waktu demi serangan mendadak."


Lebih lanjut, dia menyebut blokade AS ke kapal berbendera Iran yang menuju atau dari pelabuhan negara itu sama saja dengan "pemboman."


Sementara itu, juru bicara Markas Besar Pusat Militer Iran Khatam Al Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, mengatakan pasukan akan menyerang target yang sudah ditentukan jika AS menggempur lebih dulu.


"Pasukan kita yang cakap dan kuat sudah lama berada dalam keadaan siaga 100 persen dan siap serta siaga untuk bertindak," kata Zolfaghari, dikutip Al Jazeera.


Dia lalu berujar, "[Jika terjadi] agresi dan tindakan apapun terhadap Republik Islam Iran, pasukan akan segera dan dengan dahsyat menyerang target yang sudah ditentukan."


Ultimatum militer Iran itu muncul setelah Trump mengumumkan untuk memperpanjang gencatan senjata sampai batas waktu yang belum ditentukan pada Senin.


AS dan Iran sebelumnya mengumumkan gencatan senjata dua pekan pada 8 April. Artinya, batas waktu kesepakatan ini hanya sampai 22 April.


Kedua negara tersebut mulanya dijadwalkan menggelar putaran kedua negosiasi di pekan ini, sebelum masa gencatan habis.


Namun, perundingan kedua belum terlaksana. Saat masa gencatan tinggal sehari, Iran belum mengonfirmasi kehadiran dalam negosiasi, sementara delegasi AS disebut membatalkan keberangkatan ke Pakistan. (***)


Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Khairul


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat