Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Viral, Bayi Ali Khamenei Asal di Kampar Riau Jadi Perhatian Publik Iran
Senin, 06 April 2026 - 08:02:18 WIB

SULUHRIAU- Viral di media sosial seorang bayi di Kampar, Riau yang diberi nama Ali Khamenei. 


Bahkan tak hanya viral di Indonesia, nama bayi Ali Khamenei juga menjadi perhatian publil Iran.


Bayi tersebut lahir pada 24 Maret di RSIA Bunda Anisyah Air Tiris, Kabupaten, Kampar Riau, tepatnya sekitar satu bulan perang AS-Israel Vs Iran 28 Februari lalu atau tiga hari setelah Idul Fitri 1446 Hijriah.


Dalam sebuah foto yang dibagikan oleh Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia (@iraninindonesia), disebutkan salah satu alasan penamaan Ali Khamanei adalah untuk mengenang wafatnya pemimpin Iran, Ali Khamanei.


Kedubes Iran untuk Indonesia pun mengapresiasi penamaan sang bayi dengan pemimpin mereka yang meninggal karena serangan AS-Israel. 


“Pilihan nama ini bukan sekadar nama, tetapi menjadi simbol penghormatan, kecintaan, dan kedekatan emosional antara masyarakat Indonesia dan Iran. Ini menunjukkan bahwa nilai, pemikiran, dan keteladanan dapat melampaui batas geografis dan menyentuh hati banyak orang di berbagai belahan dunia,” tulis Kedubes Iran dikutip  media Minggu, (5/4/2026).


“Peristiwa ini juga menjadi gambaran indah tentang jalinan persahabatan antara dua bangsa yang dibangun di atas rasa saling menghormati dan solidaritas,” tambah Kedubes Iran untuk Indonesia.


Dari keterangan kelahiran yang diberikan rumah sakit, bayi yang diberi nama Ali Khamenei lahir saat eskalasi di Timur Tengah akibat Perang Iran Vs Amerika Serikat (AS)-Israel.


"Bayi Ali Khamenei lahir pada 24 Maret 2026 atau tiga hari setelah Idul Fitri 1446 Hijriah," tulisnya.


Orang tua bayi memberikan nama Ali Khamenei sebagai bentuk penghormatan atas pemimpin Republik Islam Iran yang gugur pada 28 Februari 2026.


Salah satu akun di platform X (dahulu Twitter) yang membagikan ulang postingan tentang pasangan Indonesia yang memberi nama anaknya yang baru lahir dengan nama Ali Khamenei.


Nama Ali Khamenei merupakan nama Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Sayyed Ali Khamenei yang terbunuh kena hantaman bom AS dan Israel.


Unggahan tersebut menjadi perhatian karena muncul di tengah konflik Iran melawan Amerika Serikat dan Israel yang masih berlangsung dan memicu perhatian global, termasuk di Indonesia.


Media Iran, Iran News 24 mengunggah kelahiran bayi yang kemudian diberi nama yang sama dengan nama Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. (mic, fjc, src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat