Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Internasional
Jet Tempur F-15 AS Jatuh Ditembak Iran, Pilot Belum Ditemukan, Iran Beri Hadiah Rp1,2 M yang Menemukan
Sabtu, 04 April 2026 - 21:23:12 WIB
Jet tempur F-15 milik AS yang ditembak jatuh militer Iran kemarin. (AFP)

SULUHRIAU- Pesawat tempur Amerika Serikat F-15 ditembak jatuh militer Iran, Jumat (3/4) kemarin di wilayah barat daya. 


Tak cuma jet tempur itu, Iran juga menembak pesawat A-10 Warthog di hari yang sama.


Berikut fakta-fakta insiden yang memukul AS dan dibanggakan Iran itu.


Dilansir dari Aljazeera, jet tempur yang jatuh itu terkonfirmasi F-15E Strike Eagle. Model ini pertama kali dikirim pada 1988.


F-15E Strike Eagle juga punya peran ganda. Selain bisa dipakai untuk pertempuran udara, pesawat ini juga bisa dipakai untuk misi serangan ke darat.


Pesawat ini diawaki oleh dua orang yang terdiri dari pilot dan perwira persenjataan. Dalam kasus ditembaknya pesawat ini di Iran, satu awak dikabarkan belum ditemukan.


AS saat ini masih berusaha mencari keberadaan tentaranya itu. Sementara Iran menjanjikan hadiah hingga Rp1,2 Miliar bagi yang bisa menemukan.


Saat pertama kali dirilis, pesawat tempur ini berharga US$31 juta atau sekitar Rp526,83 miliar.


Namun model terbaru pesawat ini sekitar US$100 juta atau setara dengan Rp1,7 T. 


Sementara itu, militer Amerika Serikat masih mencari satu pilot jet tempur F-15 yang jatuh ditembak Iran tersebut. 


Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, satu dari dua kru pesawat F-15E Strike Eagle berhasil diselamatkan dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di bawah pengawasan militer AS.


Sementara itu, satu kru lainnya hingga kini belum diketahui keberadaannya.


Rekaman video yang telah diverifikasi geolokasinya menunjukkan sejumlah pesawat militer terbang rendah di atas wilayah Provinsi Khuzestan, Iran, sebagai bagian dari upaya pencarian tersebut.


Melansir CNN, insiden ini menjadi pertama kalinya pesawat berawak milik AS ditembak jatuh di atas wilayah Iran sejak perang berlangsung.


Sebelumnya, pada awal perang, tiga jet tempur F-15 juga sempat jatuh, tetapi disebabkan oleh insiden tembakan dari pihak sendiri (friendly fire) oleh sistem pertahanan udara Kuwait.


Selain insiden F-15, pada hari yang sama sebuah pesawat militer AS jenis A-10 Thunderbolt II juga dilaporkan terkena serangan.


Disisi lain, warga Iran diimbau untuk ikut mencari pilot Amerika Serikat (AS) yang pesawat tempurnya ditembak jatuh oleh militer Iran. 


Warga bahkan dijanjikan hadiah jika berhasil menangkap dan menyerahkan pilot tersebut.
Melalui siaran televisi, seorang pembawa berita Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) mengatakan, jika pilot yang ditangkap dalam keadaan hidup, orang tersebut akan diberi hadiah.


"Jika Anda menangkap dan menyerahkan pilot atau para pilot musuh dalam keadaan hidup kepada aparat penegak hukum dan militer, Anda akan menerima hadiah dan penghargaan yang bernilai," kata pembawa berita tersebut, dilansir dari CNN pada Sabtu (4/4/2026).


Kantor berita semi-resmi ISNA melaporkan, Gubernur Provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad di Iran menjanjikan imbalan sebesar 10 miliar toman atau sekitar US$76 ribu (sekitar Rp1,29 miliar).


Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya militer Iran pada Jumat (3/4/2026) mengatakan, sistem pertahanan udara mereka menghancurkan satu jet tempur F-15 milik AS.


Tak lama kemudian, militer Iran menyatakan telah menembak pesawat A-10 milik AS yang kemudian jatuh ke Teluk.


Dalam laporan Al Jazeera, yang mengutip The New York Times, pilot A-10 disebut selamat. Sementara itu, nasib salah satu kru F-15 masih belum diketahui.


Sejumlah media AS melaporkan satu anggota kru F-15 telah ditemukan dan diselamatkan, sedangkan satu lainnya masih dalam pencarian.


Seorang pejabat AS menyebut pilot A-10 sempat menerbangkan pesawat keluar dari wilayah Iran sebelum akhirnya melontarkan diri dan berhasil diselamatkan.


Sementara itu, militer Iran mengklaim pesawat A-10 tersebut jatuh di Teluk Persia setelah diserang sistem pertahanan udara mereka di dekat Selat Hormuz.


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memastikan jatuhnya jet tempur AS yang ditembak Iran tidak akan berdampak pada negosiasi yang sedang berlangsung dengan Teheran.


Dalam wawancara dengan NBC News, Trump enggan membahas rincian operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung pasca-insiden tersebut. Menurut dia, itu adalah hal militer yang sensitif.


Menurut NBC News, yang mewawancarai Trump secara singkat melalui sambungan telepon, orang nomor satu di AS itu menyampaikan rasa frustrasinya terhadap pemberitaan media mengenai situasi tersebut, yang berkaitan dengan upaya mencari anggota kru setelah pesawat itu ditembak jatuh.


Ketika ditanya apakah perkembangan ini akan memengaruhi upaya diplomatik dengan Iran, Trump menepis hal tersebut.


"Tidak, sama sekali tidak. Tidak, ini perang. Kita sedang dalam perang," kata Trump.


 


Editor: Khairul


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat