Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Pendidikan
Pelopor Sains Halal Dunia
Prof Irwandi Jaswir Raih Penghargaan Ilmuwan Muslim Indonesia Berpengaruh dari NU
Rabu, 11 Maret 2026 - 12:53:12 WIB

SULUHRIAU- Ilmuwan Indonesia yang dikenal sebagai pelopor Sains Halal Dunia, Prof Dr Irwandi Jaswir memperoleh penghargaan “Ilmuwan Muslim Indonesia  dengan Penemuan Paling Berpengaruh” dari Nahdhatul Ulama, melalui Lembaga Pendidikan Tinggi NU (LPTNU).


Dalam ajang LPTNU Award 2026 yang digelar di Universitas Nahdhatul Ulama Surabaya pada hari Selasa (10/3/2026), ilmuwan berusia 55 tahun asal Sumatera Barat ini dinobatkan sebagai penerima penghargaan  tersebut lewat nominasi berjenjang.


“Pemilihan para pemenang malam ini lewat nominasi dan seleksi ketat dan berjenjang,” ujar Faishal Aminuddin, yang juga Sekretaris LPT PBNU. 


LPTNU Award 2026 merupakan ajang yang baru dan baru pertama kali diadakan. LPTNU memberikan penghargaan tingkat nasional kepada tokoh, akademisi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat.


Penghargaan diberikan dalam sembilan kategori, antara lain ilmuwan muslim berpengaruh, dosen penggerak, mahasiswa berprestasi, tenaga kependidikan terbaik, hingga tokoh pengabdian sepanjang hayat. 


Irwandi menerima penghargaan untuk kategori Teknologi. Dua penerima lainnya adalah Prof Adi Utarini (UGM) untuk kategori Kesehatan dan Ir. Tri Mumpuni untuk kageori Energi.


Dalam acara yang sangat meriah yang turut dihadiri Menteri Sosial yang juga Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf dan Mantan Menteri Pendidikan Prof M Nuh itu, Irwandi menyampaikan perasaan dan apresiasinya terhadap penghasilan ini. 


“Saya betul-betul merasa terharu karena diberi
Penghargaan ini. Beberapa waktu lalu saya dihubungi oleh panitia untuk segera hadir ke Surabaya untuk menerima penghargaan ini,'' ujar  Guru Besar di International Islamic University Malaysia (IIUM) ini. 


''NU adalah organisasi yang sangat besar dan sangat dihormati dengan kiprahnya yang sangat luar biasa. Penghargaan ini seperti pengakuan akan kontribusi kecil kami untuk kemashlahatan umat sejagat,” ujar Irwandi, yang sengaja datang dari Kuala Lumpur. 


Bapak empat orang anak ini memang dikenal sebagai salah satu Diaspora Indonesia paling cemerlang yang mengukir prestasi di luar negeri. 


Selain menjadi Profesor di IIUM, Irwandi juga sering diminta membantu pembangunan industri halal di berbagai negara, termasuk Saudi Arabia. Dan, sejak dua tahun terakhir Irwandi juga menjadi dosen di Universitas Negeri Padang.


Pakar halal dunia


Prof. Dr. Irwandi Jaswir merupakan penerima King Faisal International Prize 2018 dalam kategori Service to Islam, yang dianugerahkan oleh King Faisal Foundation, Kerajaan Arab Saudi. 


Beliau dikenal luas sebagai seorang ilmuwan di
bidang Sains Halal yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan masyarakat Muslim serta secara konsisten mengabdikan dirinya untuk Islam melalui berbagai penelitian ilmiah yang berkelanjutan mengenai isu-isu terkait halal.


Irwandi meyakini pentingnya prinsip “memberikan kembali” kepada umat Islam dengan cara mempublikasikan seluruh hasil penelitiannya dalam jurnal ilmiah, buku, maupun
bab dalam buku; menyelenggarakan pelatihan di berbagai bidang yang berkaitan dengan halal; terlibat aktif dalam pendidikan; serta memberikan kontribusi melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.


Ia juga menekankan pentingnya pengembangan disiplin ilmu baru yang dikenal sebagai “Sains Halal”, yang mencakup pemahaman bahwa bahan halal dapat menjadi alternatif bagi bahan dan ingredien non-halal, autentikasi halal, pengembangan metode cepat untuk mendeteksi kontaminasi non-halal, pengembangan pangan dan kosmetik halal serta pengembangan standar halal. Selain itu, ia aktif mempromosikan gaya hidup halal di berbagai negara di dunia.


Komitmennya dalam melaksanakan penelitian berkualitas, disertai dengan tekad kuat untuk
mempublikasikan karya ilmiah bermutu, mendapat dukungan kuat dari universitas tempatnya berkhidmat, yaitu International Islamic University Malaysia (IIUM), dan sekarang juga di Universitas Negeri Padang. 


Prof. Irwandi telah menyelesaikan lebih dari 60 penelitian, sebagian besar dalam bidang sains
pangan halal. Beberapa topik penelitian yang digelutinya antara lain: penentuan kandungan bahan non-halal dalam makanan menggunakan FTIR, pengembangan gelatin halal dari berbagai sumber alternatif, pengembangan nanopartikel halal dari gelatin unta (yang didanai oleh Arab Saudi), pengembangan portable electronic nose untuk deteksi cepat lemak babi dan alkohol dalam makanan dan minuman; serta penelitian senyawa antikanker dari sumber lokal.


Penelitian-penelitian tersebut didanai oleh berbagai lembaga pendanaan seperti Ministry of Education (MOE) Malaysia, Ministry of Science, Technology and Innovation (MOSTI)
Malaysia, serta National Plans for Science and Technology (NPST) dari Kerajaan Arab Saudi. Selain itu, Irwandi juga memperoleh hibah penelitian dari Korea Selatan, Indonesia, Italia, dan Jepang.


Hingga saat ini, Prof. Irwandi telah menerbitkan lebih dari 300 artikel ilmiah dalam jurnal internasional bereputasi; menulis 10 buku, berkontribusi pada 60 bab buku, serta mempresentasikan lebih dari 500 makalah penelitian dalam berbagai konferensi internasional, termasuk sebagai pembicara utama (keynote speaker) dan pembicara undangan. Selain itu, Irwandi juga menulis lebih dari 50 artikel ilmiah populer di media massa.


Dedikasinya dalam penelitian juga membuahkan 12 paten atas namanya serta lebih dari 60
penghargaan ilmiah yang diakui baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk Habibie Award (bidang Kedokteran dan Bioteknologi) pada 2013 dan Asia Pacific Young Scientist Award 2010 yang diberikan oleh Scopus. Saat ini Irwandi memiliki H-index 44 (Google Scholar) dan 32 (Scopus).


Selain itu, Irwandi juga diangkat sebagai anggota Dewan Pendiri Halal Centre di Saudi
Food and Drug Authority (SFDA). Ia juga sering diundang untuk memberikan ceramah mengenai gaya hidup halal di berbagai kota di dunia Arab, seperti Jeddah, Riyadh, Makkah, Dubai, Sharjah, dan Bahrain. 


Di samping itu, Irwandi juga menjadi konsultan untuk berbagai proyek industri halal yang didanai oleh Islamic Development Bank (IsDB) yang berbasis di Jeddah. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat