Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Siap Syahid dalam Perang Lawan AS, Terungkap Wasiat Ayatollah Ali Khamenei
Senin, 23 Februari 2026 - 22:16:17 WIB
Ayatollah Ali Khamenei

SULUHRIAU- Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan telah mengeluarkan instruksi darurat kepada penasihat seniornya sebagai antisipasi jika nanti dirinya terbunuh dalam perang melawan Amerika Serikat (AS). 


Dalam laporan New York Times dilansir Yeni Safak, Senin (23/2/2026), Khamenei memberikan instruksi bukan kepada Presiden Masoud Pezeshkian, tetapi kepada Ali Larijani.


New York Times mengutip sejumlah pejabat Iran, anggota Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dan mantan diplomat. Berikut rangkuman poin instruksi Khamenei.


Menurut laporan, perintah Khamenei meliputi delegasi kepemimpinan dan rantai komando pada situasi darurat, menetapkan beberapa lapis penerus untuk posisi kunci militer dan politik. Jika komunikasi memburuk dan Khamenei terbunuh, pengambilan keputusan akan ditransfer kepada para penasihat dekatnya.


Laporan New York Times mengeklaim Khamenei menetapkan sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Larijani akan menggantikan dirinya dalam urusan negara. Sebelumnya, Larijani dilaporkan sukses dalam meredam demonstrasi, mengurus masalah sensitif di perundingan nuklir dengan Washington, sekaligus berkoordinasi dengan Rusia, Qatar, dan Oman sambil menjalani rencana perang menghadapi potensi serangan AS.


Iran memposisikan angkatan bersenjatanya dalam tingkat kewaspadaan tinggi, mengerahkan kekuatan rudal di sekitar Irak dan Teluk Persia sambil menjalankan latihan militer sebagai persiapan menghadapi kemungkinan perang. 


Pernyataan publik Khamenei belakangan tetap dalam nada menantang, menjanjikan serangan balasan yang keras terhadap serangan apapun. 


Postur militer Iran saat ini merefleksikan asesemen Teheran terhadap jendela diplomasi yang mungkin tertutup, di mana Presiden AS Donald Trump mengatakan sebuah kesepakatan bisa dicapai dalam beberapa hari ke depan namun tetap mengingatkan bahwa tanpa kesepakatan, "hal buruk akan terjadi".


Konteks Suksesi


Sumber New York Times tidak melihat Ali Larijani akan menjadi penerus Khamenei tapi sebagai sosok yang paling dipercaya saat Iran menghadapi krisis. 


Rencana suksesi mencerminkan gravitasi yang mana Teheran melihat lingkungan yang mengancam saat ini, dengan persiapan kontingensi diperpanjang kepada level kepemimpinan tertinggi.


Saat Washington membuka kemungkinan skala serangan dari operasi militer terbatas ke perang yang lebih panjang, kepemimpinan Iran mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memastikan keberlanjutan tongkat komando jika Ayatollah Khamenei menjadi target serangan. 


Pada Selasa (17/2/2026), Ayatollah Ali Khamenei berpidato di depan rakyat provinsi Azarbaijan Timur. Dalam pidatonya, Khamenei menyinggung 'gertakan' Trump terhadap Iran lewat kiriman kapal-kapal induk ke Timur Tengah.


"Mereka terus bilang bahwa mereka mengirim kapal induk menuju Iran. Sebuah kapal induk adalah alat berbahaya, tapi lebih berbahaya dari kapal induk adalah senjata yang bisa mengirimnya ke dasar laut," kata Khamenei dikutip Iran International.


Khamenei pun menegaskan bahwa, AS tak akan pernah berhasil menggulingkan pemerintahan Republik Islam dan mengingatkan, angkatan bersenjata paling kuat di dunia pun bisa menderita kehancuran.


"Presiden AS mengatakan dalam pernyataannya baru-baru ini bahwa selama 47 tahun Amerika tak bisa melenyapkan Republik Islam: dia mengeluhkan hal itu kepada rakyatnya. Selama 47 tahun, Amerika tidak bisa melenyapkan Republik Islam. Itu pengakuan yang baik. Saya katakan, Anda (Trump), juga takan bisa melakukan itu," kata Khamenei.


Pidato Khamenei beberapa hari setelah Trump mengeluarkan pernyataan bahwa perubahan rezim di Iran "akan menjadi hal terbaik yang bisa terjadi."


Iran akan membalas dengan "tegas dan proporsional" setiap agresi militer, menekankan bahwa AS akan memikul "tanggung jawab penuh dan langsung" atas konsekuensinya. Hal itu diutarakan perwakilan tetap Iran untuk PBB, menurut keterangan yang diterima Anadolu, Kamis (19/2/2026).


"Republik Islam Iran telah berulang kali menyatakan di tingkat tertinggi bahwa mereka tidak mencari ketegangan atau perang dan tidak akan memulai perang apa pun," kata surat yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan kepresidenan Dewan Keamanan PBB tersebut.


"Namun, jika Iran menjadi sasaran agresi militer, kami akan menanggapi secara tegas dan proporsional dalam menjalankan haknya untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," tambah surat tersebut


Perwakilan Iran tersebut memperingatkan bahwa "semua pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di kawasan itu akan menjadi sasaran yang sah dalam konteks respons defensif Iran," menekankan bahwa "Amerika Serikat akan memikul tanggung jawab penuh dan langsung atas konsekuensi yang tidak terduga dan tidak terkendali." (rol, src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat