Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Kondisi Keuangan Daerah Menurun, Pemrov Riau Terpaksa Potong TPP 30 Persen
Senin, 17 November 2025 - 19:32:57 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Mengingat kondisi keuangan daerah menurun, 'memaksa' Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 30 persen bagi seluruh ASN.


Kondisi keuangan Pemrov Riau saat ini, baik dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun dana transfer pemerintah pusat turun.


Atas hal ini, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan permohonan maaf kepada para ASN beserta keluarga atas kebijakan berat tersebut.


"Kami atas nama Pemprov Riau memohon maaf kepada istri ataupun keluarga ASN Pemprov Riau dengan adanya pemotongan TPP sebesar 30 persen," kata SF Hariyanto, Senin (17/11/2025) kepada wartawan.


Pemotongan TPP ini diberlakukan selama tiga bulan terakhir untuk tahun ini, mulai Oktober, November dan Desember 2025.


Dikatakannya, dalam kondisi ini terpaksa mengencangkan ikat pinggang, tanpa terkecuali. "Termasuk saya dan pejabat pemrov lainnya. Jika pendapatan kembali normal, saya berjanji akan menaikkan kembali," kata SF Hariyanto.


Plt Gubernur juga menjelaskan, penurunan keuangan daerah diperparah oleh berkurangnya dana transfer dari pusat dan menurunnya pendapatan pajak kendaraan bermotor.


Salah satu penyebabnya adalah kebijakan Opsen pajak yang mengubah skema pembagian pendapatan.


"Jika sebelumnya pembagian pajak kendaraan 70 persen provinsi dan 30 persen kabupaten/kota, kini menjadi 40 persen provinsi, 60 persen kabupaten/kota," jelasnya.


Ia menambahkan, pendapatan kendaraan bermotor sebelumnya cukup besar. Tapi sekarang lebih banyak masuk ke kabupaten/kota, sehingga pendapatan provinsi menurun. "Kalau sakit ya sakit bersama, kalau senang ya senang bersama," ujarnya.


Sebelumnya, belanja gaji dan TPP ASN Pemprov Riau tercatat telah mencapai 37 persen dari total APBD.


Angka ini melampaui ketentuan Mendagri, yang mengatur batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen. "Ada kelebihan belanja daerah dari total yang telah ditetapkan Mendagri," kata SF Hariyanto.


Ia mengungkapkan, pendapatan APBD Riau hingga akhir 2025 diperkirakan turun sekitar Rp1,1 triliun, sehingga penyesuaian anggaran tidak dapat dihindari.


"Pendapatan diprediksi turun sebesar Rp1,1 triliun. Karena itu perlu dilakukan penyesuaian," pungkasnya. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat