Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Disambut Antusias di Umri, Anies Baswedan: Pengajar yang Enggan Perbarui Ilmu Bisa Tergantikan oleh Teknologi
Jumat, 07 November 2025 - 16:45:50 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Udara pagi di Kampus Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Jumat (7/11/2025), terasa lebih semarak dari biasanya. 


Ribuan mahasiswa, dosen serta masyarakat umum memadati halaman utama kampus untuk menyambut kedatangan tokoh nasional, Anies Rasyid Baswedan. 


Kehadirannya bukan sekadar untuk memberi ceramah, melainkan untuk menyalakan semangat perubahan melalui Dialog Kebangsaan yang dirangkaikan dengan Launching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Umri Tahun Akademik 2026/2027.


Sorak tepuk tangan mengiringi langkah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuju panggung utama. Dengan gaya khasnya yang tenang namun berwibawa, Anies membuka pidatonya dengan tema besar tentang "makna menjadi pembelajar sejati di era disrupsi digital".


“Di masa ini, dosen tidak hanya bersaing dengan sesama dosen, tetapi juga dengan laju pengetahuan yang bergerak begitu cepat,” ujarnya tegas.


Anies mengingatkan bahwa pengajar yang enggan memperbarui ilmunya akan tertinggal, bahkan bisa tergantikan oleh teknologi. Namun, ia menekankan bahwa teknologi bukanlah ancaman utama, melainkan keengganan manusia untuk terus belajar.


“Dosen yang datang dengan inspirasi dan gagasan segar tidak akan pernah bisa digantikan oleh mesin apa pun,” tambahnya, disambut anggukan dan tepuk tangan para hadirin.


Dalam kesempatan tersebut, Anies juga menyoroti peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang kini mulai merambah dunia pendidikan dan riset. 


Menurutnya, sebagian pendidik masih ragu memanfaatkan teknologi ini karena takut kehilangan kendali, padahal AI seharusnya menjadi mitra dalam proses belajar.


“Gunakan AI sebagai asisten pribadi, bukan sebagai majikan. Biarkan teknologi bekerja untuk kita, bukan sebaliknya,” pesan mantan Rektor Universitas Paramadina itu.


Ia kemudian melukiskan kondisi pendidikan saat ini dengan kalimat yang menggugah, “Ruang belajarnya masih seperti abad ke-19, pengajarnya abad ke-20, sementara muridnya produk abad ke-21.”


Menurut Anies, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi para pendidik untuk kembali belajar dan menyesuaikan diri dengan pola pikir generasi digital yang serba cepat dan kreatif.


Sesi tersebut tidak hanya memantik refleksi bagi para dosen, tetapi juga menggugah semangat mahasiswa yang hadir. Kepada generasi muda, Anies berpesan agar tidak menyia-nyiakan masa kuliah yang seharusnya menjadi fase pertumbuhan dan eksplorasi diri.


“Gunakan masa ini untuk tumbuh. Ikut organisasi, riset, lomba, atau kegiatan sosial. Waktu luang itu bukan hadiah, tapi jebakan,” ucapnya yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan meriah.


Lebih lanjut, Anies menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik dan kemampuan sosial. Menurutnya, nilai akademik yang tinggi memang penting, tetapi karakter dan kepemimpinanlah yang akan menentukan keberhasilan seseorang di dunia kerja dan kehidupan nyata.


“Nilai bagus akan membawa Anda ke ruang wawancara, tapi kepemimpinanlah yang membuat Anda diterima,” tutupnya diiringi riuh tepuk tangan ribuan peserta.


Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Riau Dr Saidul Amin, MA., dalam sambutannya menegaskan komitmen Umri untuk menjadi universitas berstandar internasional dengan semangat perubahan mindset yang berkelanjutan.


“Standar kita harus internasional. Kita ingin menjadi universitas terbaik di Asia Tenggara. Namun untuk meraih itu, kita harus berani mengubah cara berpikir, dan mengubah mindset bukanlah hal yang mudah,” ungkapnya.


Dalam kesempatan yang sama, Rektor juga menyinggung hubungan historis dan genealogis antara keluarga besar Anies Baswedan dan Muhammadiyah, yang telah terjalin erat sejak lama.


“Kedekatan keluarga Pak Anies dengan Muhammadiyah ibarat aur dengan tebing, bagai pasir dan tepian yang tidak bisa dipisahkan,” ujarnya menutup sambutan.


Bagi banyak mahasiswa, pagi itu bukan sekadar menghadiri acara kampus, tetapi menjadi momen untuk menyerap energi, inspirasi, dan pesan moral dari seorang tokoh pendidikan nasional: bahwa belajar tidak pernah berhenti, dan perubahan hanya milik mereka yang terus bergerak. (kim)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat