SULUHRIAU, Pekanbaru- Pihak Seretariat (Sekwan) DPRD Pekanbaru berjanji secepatnya merealisasikan tunda bayar publikasi media tahun 2024.
Upaya ke arah itu, saat ini pihak sekwan tengah memproses sesuai prosedur untuk pembayaran kerjasama publikasi media.
Hal itu disampaikan langsung Sekretaris DPRD (Sekwan) Pekanbaru, Hambali Nanda Manurung, dalam rapat sosialisasi pembayaran tunda bayar dengan ratusan media Rabu, (8/10/2025) siang.
Dalam pertemuan dengan media tersebut, Sekwan Hambali didampingi Kabag Keungan Setwan DPRD Pekanbaru Hariandi dan Kabag Umum DPRD Pekanbaru Jon Hendri.
Pada kesempatan itu, pertemuan Hambali menjelaskan secara gamblang progres penyelesaian tunda bayar di DPRD termasuk publikasi media.
Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk melunasi seluruh tunda bayar tersebut. Sekaligus Hambali meluruskan isu yang menyebutkan Sekretariat Dewan tidak memproses pembayaran.
"Kami ingin meluruskan, tunda bayar di DPRD tetap kami proses dan akan diselesaikan. Ini hanya soal waktu dan administrasi. Semua sedang berjalan," ujar Hambali di hadapan para wartawan.
Hambali menjelaskan, penyelesaian tunda bayar membutuhkan waktu karena setiap berkas harus diperiksa satu per satu secara manual.
"Jadi memang saya harus cek satu-satu, tidak bisa langsung tanda tangan saja," ungkapnya.
Ia menambahkan, seluruh dokumen yang sudah lengkap kini berada di mejanya untuk proses verifikasi akhir. Setelah ditandatangani, berkas akan dilanjutkan ke bendahara, lalu dipindai dan dikirim ke BPKAD Kota Pekanbaru untuk proses pembayaran.
"Progresnya jelas, tidak ada yang ditutup-tutupi. Kami minta rekan-rekan media bersabar, semua masih berproses," kata Hambali.
Terkait waktu pencairan, Hambali menyebutkan kemungkinan pembayaran akan dilakukan pada akhir Oktober atau awal November, menyesuaikan dengan proses finalisasi APBD Perubahan 2025 yang saat ini masih berjalan di Pemerintah Provinsi Riau.
Keterbukaan yang ditunjukkan Sekwan ini disambut positif oleh awak media yang hadir. Mereka menilai langkah Hambali menyampaikan penjelasan langsung merupakan bentuk transparansi dan tanggung jawab publik yang patut diapresiasi.
"Kami apresiasi Pak Sekwan yang mau terbuka dan menjelaskan langsung kepada media. Ini hal baik, karena komunikasi yang jujur dan transparan membuat suasana jadi lebih kondusif," ujar Dani salah satu jurnalis senior yang hadir.
Hambali menegaskan, pihaknya akan terus menjaga komunikasi baik dengan insan pers. "Kita ingin semuanya jelas dan terbuka, agar tidak ada kesalahpahaman. Intinya, kami tetap komit menyelesaikan semuanya sesuai aturan," pungkasnya. (sr5)
Komentar Anda :