Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Peristiwa
Tari Kalista Lestari dari Rimba Tesso Nilo Telah Tiada, Kapolda Riau Turut Sampaikan Rasa Kehilangan
Rabu, 10 September 2025 - 21:45:59 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kesedihan menyelimuti Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Riau. Seekor gajah betina bernama Tari Kalista Lestari, yang selama ini dikenal sebagai simbol keseimbangan ekosistem dan harapan pelestarian satwa liar, dinyatakan mati pada Rabu, (10/9/2025).

Namun kepergian Tari tak hanya menjadi duka bagi para pengelola taman nasional. Sosok Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, yang selama ini dikenal sebagai “ayah angkat” bagi gajah cerdas dan bersahabat itu, turut menyampaikan rasa kehilangan yang begitu mendalam.

“Hari ini, dengan hati yang berat namun penuh keikhlasan, saya menyampaikan bahwa putri angkat kami, Gajah Tari Kalista Lestari, telah kembali ke pangkuan alam semesta. Tari bukan sekadar seekor gajah. Ia adalah simbol keseimbangan alam yang semakin rapuh,” ujar Irjen Herry, dengan nada haru.

Tari bukan hanya seekor satwa. Ia adalah jembatan antara manusia dan hutan, menjadi wajah dari heningnya jeritan rimba yang semakin terdesak oleh pembangunan dan alih fungsi lahan. 

Sosoknya yang bersahabat dan jinak telah menyentuh hati banyak orang termasuk para pegiat konservasi, pelajar, hingga masyarakat adat.

Kapolda Riau menyampaikan bahwa kepergian Tari harus menjadi pengingat kolektif bagi kita semua tentang pentingnya menjaga harmoni dengan alam. 

“Kematian Tari bukanlah akhir, melainkan transformasi. Jiwa Tari kini menyatu dengan semesta, menjadi energi yang akan terus menginspirasi kita untuk menjaga hutan dan satwa liar,” ucapnya.

Untuk memastikan penyebab kematian Tari, tim medis saat ini sedang melakukan prosedur nekropsi. Kapolda meminta agar apapun hasilnya dapat diterima dengan lapang dada, sebagai pelajaran untuk memperkuat perlindungan satwa di masa depan.

Sebagai bentuk komitmennya, Irjen Herry juga menegaskan bahwa ia akan terus menjaga Domang gajah sahabat Tari yang masih hidup di kawasan TNTN. 

Tak hanya itu, ia berjanji akan menguatkan program “Green Policing”, pendekatan kepolisian yang berpihak pada lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.

“Kepada masyarakat Riau, mari kita jadikan kepergian Tari sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam menjaga keseimbangan alam. Selamat jalan, Tari. Engkau bukan hanya warga kehormatan Riau, tapi juga putri kebanggaan yang telah mengajarkan kita arti kelestarian,” tutupnya.

Kini, Tari telah kembali ke pelukan bumi yang dulu melahirkannya. Namun pesan yang ia titipkan tentang cinta, perlindungan, dan keseimbangan alam tak akan pernah sirna. Dalam bisikan angin hutan dan jejak langkah gajah lainnya, semangat Tari akan terus mengalir.

Selamat jalan, Tari Kalista Lestari. Namamu akan abadi di hati mereka yang mencintai alam. (src)




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat