Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Peristiwa
Tekan Itensitas Karhutla di Riau, Pesawat Caravan Diintensifkan untuk Operasi Hujan Buatan
Kamis, 24 Juli 2025 - 18:08:22 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemerintah terus mengintensifkan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Provinsi Riau.

Satu di antara strategi utama yang dilakukan adalah operasi modifikasi cuaca (OMC) yang ditujukan untuk mempercepat turunnya hujan buatan di daerah rawan kebakaran.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan bahwa OMC bukan hanya program pendukung, melainkan menjadi garda depan dalam strategi pengendalian karhutla. 

Hal tersebut disampaikannya saat menggelar apel kesiapsiagaan penanganan karhutla Provinsi Riau di Kota Pekanbaru, Kamis (24/07/2025).

“Upaya penanganan melalui operasi modifikasi cuaca telah terus dilangsungkan dengan menambah jam terbang. Mulai dari jam 6 pagi sampai jam 9 atau 10 malam,” katanya.

Menteri Hanif menjelaskan bahwa pesawat tipe Caravan, telah diterbangkan untuk melakukan modifikasi cuaca guna membuat awan hujan. Dengan begitu, dukungan teknologi dan sinergi bersama dapat menekan bencana karhutla.

“Pesawat caravan itu telah meluncur di langit-langit biru kita, untuk mengikat awan dalam melakukan operasi modifikasi cuaca. Harapannya demikian supaya hujan bisa turun,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa OMC bukan satu-satunya solusi. Terdapat kendala di beberapa daerah, khususnya kawasan mineral yang sulit dijangkau dan cenderung cepat terbakar. Oleh karena itu, strategi darat dan udara harus berjalan beriringan.

"Masih perlu dibarengi dengan water bombing, terutama untuk daerah-daerah seperti Rokan Hulu yang sulit dijangkau. Di Rokan Hilir juga kita butuh intervensi langsung di lapangan dengan pengerahan pasukan darat,” ungkapnya.

Diterangkan, dalam menghadapi karhutla, ia mendorong keterlibatan lebih luas dari dunia usaha. Menteri Hanif menambahkan bahwa seluruh pihak harus dapat bertungkus lumus mengatasinya.

“Sebagai upaya kita bersama di dalam rangka penanggulangan karhutla, kita menggandeng dunia usaha untuk melakukan pemadaman,” terangnya.

Dijelaskan juga, upaya ini dinilai sebagai bentuk konkret sinergi antara pusat dan daerah, serta sektor dunia usaha. Pemerintah ingin memastikan bahwa penanganan karhutla menjadi gerakan bersama, tak hanya tugas kementerian atau satu instansi tertentu.

“Dengan begitu, sinergi ini dimaknai sebagai suatu inisiatif buat kita semua bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja, ini tanggung jawab kita semua. Mari kita kerahkan semua tenaga kita untuk melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Riau." pungkasnya. (mcr)




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat