Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pendidikan
Puncak Milad ke-17 UMRI Dihadiri Ketua PP Muhammadiyah, Menteri dan Tokoh Muslim Dunia
Sabtu, 28 Juni 2025 - 17:58:37 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Milad Ke-17, pada Sabtu (28/6/2025) di Kampus Utama Umri. 

Acara ini menjadi puncak rangkaian kegiatan Milad yang telah berlangsung sejak Mei lalu dengan mengangkat tema “Inovasi, Kolaborasi, dan Internasionalisasi.”

Sidang Senat Terbuka ini dihadiri oleh seluruh pimpinan universitas, anggota senat, civitas akademika Umri serta tamu undangan dari berbagai instansi, baik dalam maupun luar negeri. Hadir pula Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Mufti Perlis, Gubernur Riau, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, serta mitra-mitra strategis Umri di tingkat nasional dan internasional.

Dalam laporan tahunannya, Rektor Umri Dr Saidul Amin, MA, menegaskan bahwa usia 17 tahun merupakan simbol kedewasaan dan kesiapan Umri untuk tampil sejajar di tingkat nasional maupun global, dengan menjadikan inovasi, kolaborasi, dan internasionalisasi sebagai landasan gerak ke depan.

Menurutnya, usia 17 tahun bukan sekadar angka, melainkan tonggak kesiapan institusi untuk “Duduk sama rendah, tegak sama tinggi.” Dalam konteks ini, Umri tidak hanya dipahami sebagai Universitas Muhammadiyah Riau, tetapi juga dapat dimaknai sebagai Universitas Muhammadiyah Republik Indonesia. 

Artinya, Umri tidak ingin membatasi kiprahnya di ranah lokal semata, melainkan harus menembus batas nasional dan suatu saat harus mampu berperan di kancah global. Bagi Rektor, kampus bukan sekadar tempat bekerja, tetapi merupakan medan jihad untuk membangun peradaban yang berkemajuan.
L
Tema Milad ke-17, yakni Inovasi, Kolaborasi, dan Internasionalisasi, dipilih untuk merefleksikan perjalanan panjang Umri sekaligus menatap masa depan dengan semangat pembaruan dan optimisme. 

Dalam era perubahan yang cepat, Rektor menekankan pentingnya pengembangan kurikulum dan riset yang relevan dengan zaman. Pendidikan tinggi, menurutnya, tidak boleh terjebak dalam rutinitas lama, tetapi harus adaptif dan progresif.

“Kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai kunci untuk mewujudkan visi besar Umri. Ia juga menyampaikan bahwa Umri sedang berupaya mewujudkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki iman yang kuat dan keterampilan yang unggul, sehingga menjadi pribadi yang berdampak di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dengan semua capaian yng dirasakan saat ini, Rektor menutup laporannya dengan menyerukan semangat kolektif untuk terus bergerak maju. Umri, menurutnya, bukan sekadar institusi pendidikan, tetapi juga agen perubahan yang membawa nilai-nilai Islam berkemajuan ke dalam ruang akademik dan ruang publik.

Dalam momentum Milad ke-17 Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP., memberikan pesan penting tentang arah perjuangan dan peran strategis perguruan tinggi Muhammadiyah dalam membangun peradaban.

“Di usia ke-17 ini, Umri harus memahami dan mendalami garis-garis besar perjuangan yang telah dirintis oleh KH Ahmad Dahlan. Jangan mencari konfrontasi, tapi carilah peluang agar kita mampu bertahan dan menjadi bagian dari arus zaman,” ujar Prof Muhadjir.

Menurutnya, prinsip amar ma’ruf nahi munkar harus tetap menjadi pegangan dalam setiap langkah pengembangan institusi. Ia mengingatkan bahwa kehidupan tidak selalu berada dalam posisi naik; terkadang kita harus menghadapi pasang surut. Namun demikian, dalam dinamika tersebut, Allah memberikan kesempatan kepada siapa sajauntuk mencapai puncak peradaban.

“Karena itu, Umri harus mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dari puncak peradaban tersebut. Walaupun berada di Riau, jangan merasa kecil. Kita memiliki peran penting,” lanjutnya.

Pesan tersebut menjadi peneguhan bahwa keberadaan Umri bukan hanya bagian dari sistem pendidikan, tetapi juga instrumen dakwah dan transformasi peradaban yang berakar pada nilai-nilai Islam berkemajuan.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof Brian Yuliarto, PhD, dalam orasinya pada Sidang Senat Terbuka Milad ke-17 Universitas Muhammadiyah Riau, menegaskan bahwa peran pendidikan tinggi sangat strategis dalam mencetak generasi unggul yang mampu mengawal visi besar Indonesia Emas 2045.

Beliau menggarisbawahi pentingnya pembentukan karakter sebagai fondasi kesuksesan generasi muda. Dalam paparannya, Mendiktisaintek RI ini menguraikan 12 Karakter Sukses yang harus menjadi bagian dari sistem pendidikan tinggi. 

Serta memberikan apresiasi kepada Umri atas konsistensinya dalam berperan aktif mencerdaskan anak bangsa dan berkontribusi nyata dalam pembangunan SDM di wilayah Riau dan sekitarnya. 

“Umri harus terus tumbuh sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan masa depan Indonesia,” tutup Prof. Brian.

Dalam acara milad ini, Umri juga memberikan apresiasi berupa Reward Umroh kepada dosen Umri yang diberikan kepada Wiwik Norlita, AKep MKes., dan Misral, SE MM., selanjutnya tenaga kependidikan Umri yang diperoleh Rokhayati dan Reki Hervandi, S.Sos. 

Berikutnya, untuk cleaning service Umri diterima Mislan, serta media center UMRI diberikan kepada Khamidi Setyo Budi, dan mahasiswa Umri terbaik diperoleh Aliyah Nengsih mahasiswa Hubungan Masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi Umri. (kim)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat