Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Peristiwa
Sebanyak 34 Anggota Anshor Daulah Riau Lepas Bai'at dan Ikrar Kembali ke Pangkuan NKRI
Jumat, 27 Juni 2025 - 22:10:03 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Sebanyak 34 orang dari kelompok Anshor Daulah (AD) Riau telah melaksanakan lepas baiat dan mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Balai Daerah Pauh Janggi, Jumat (27/6/2025).

Lepas baiat dalam konteks keagamaan dan kebangsaan merujuk pada proses pelepasan ikrar kesetiaan atau janji setia kepada suatu kelompok atau organisasi, khususnya yang dianggap menyimpang atau terlarang dan kembali setia kepada NKRI.

Lepas dari pimpinan Daulah Islamiyah tak lepas akan mengundang respons yang berbeda-beda. Untuk itu, Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menyampaikan kepada masyarakat untuk bisa menerima mereka apa adanya.

"Mereka mempunyai masa lalu yang tidak bisa diceritakan. Untuk itu saya mengimbau seluruh masyarakat agar bisa menerima apa adanya. Mereka juga bagian dari kehidupan kita," imbau Gubri.

Gubri mengatakan, Polda Riau dan jajaran terkait lainnya telah melakukan pembinaan untuk bersosialisasi mengenai hal tersebut dengan masyarakat. Hal itu guna mereka yang telah melakukan lepas baiat merasa menjadi bagian dari negara Indonesia kembali.

"Mereka yang telah berikrar jangan dikucilkan, tapi bantu kami untuk membina mereka kembali menjadi warga negara Indonesia," sebutnya.

Gubri menyebut, butuh usaha dan ikhtiar yang luar biasa untuk melepaskan paham yang telah tertancap di dalam diri seseorang. Kembalinya 34 orang tersebut ke pangkuan negeri dikatakan sebuah kebahagiaan tersendiri bagi Provinsi Riau.

"Kami bersyukur semua punya tekad kuat melepaskan pemahaman dan pandangan yang selama ini mempengaruhi cara pandang dan perilaku bapak ibu," ucapnya.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan, bai'at dan ikrar setia ini merupakan proses menjadi warga negara Indonesia seutuhnya yang bertugas dan bertanggung jawab menjaga NKRI.

"Kita mempunyai rumah NKRI, Pancasila sebagai dasar negara kita dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan idologi dalam hal berpikir maupun tahap pelaksanaan," jelas Herry.

Ia mengucapkan apresiasi dan terima kasih pada para peserta karena telah berikrar dan menyatakan bersama-sama NKRI dan bersatu melawan kekerasan

"Ini merupakan bagian dari upaya deradikalisasi yang dilakukan oleh aparat bersama tokoh agama, tokoh adat, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Riau," katanya.

Herry menegaskan bahwa proses kembalinya eks simpatisan itu harus didukung semua pihak dalam kehidupan sehari-hari. Prosesi ini bertajuk Melindungi Tuah, Menjaga Marwah, Merawat Harmoni.

"Yang kita lakukan hari ini adalah salah satu contoh pendekatan humanis untuk mengembalikan ideologi dan memperkuat NKRI di masa yang akan datang," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Densus 88 Brigjen Pol I Made Astawa mengatakan, pengucapan ikrar dan pelepasan bai'at ini adalah sebuah titik balik harapan untuk mereka yang memilih untuk kembali. Untuk itu, ia setuju dengan pandangan Gubri.

Menurutnya, terorisme bukan hanya sekadar kekerasan fisik, namun juga kerangka berpikir dan ideologi yang menjadikan agama jadi alat untuk menjustifikasi kebencian.

"Jadi, lepas bai'at dan ikrar setia ini merupakan proses pemulihan dan transformasi bagi mereka untuk berdiri tegak kembali, berdiri di atas nama dan ideologi NKRI," pungkasnya. (mcr)




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat