Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Peristiwa
Ratusan Massa Aliansi Penyelamat Gajah Dukung Satgas PKH Tertibkan TNTN, Ini 5 Poin Petisi Disampaikan
Selasa, 24 Juni 2025 - 22:28:05 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Penyelamat Habitat Gajah Sumatera (AMPHGS) Provinsi Riau menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Riau, Selasa (24/6/2025).

Aksi ini sebagai bentuk dukungan terhadap langkah Pemerintah melalui Satgas Penanganan Kawasan Hutan (PKH) dalam melakukan relokasi warga serta restorasi Hutan Lindung Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Idragiri Hulu (Inhu).

Dengan membawa spanduk bertuliskan “Lindungi Gajah”, massa menyuarakan kepedulian terhadap semakin kritisnya kondisi habitat Gajah Sumatera yang terancam oleh perambahan hutan, pembalakan liar, dan penanaman sawit ilegal di kawasan konservasi tersebut.

Koordinator aksi, Daffa Hauzan Nabil, menyampaikan lima petisi berisi dukungan terhadap Satgas PKH.

Dalam orasinya, ia menyerukan perlunya langkah konkret penyelamatan habitat gajah serta pemberlakuan penegakan hukum secara tegas kepada para pelaku perusakan hutan.

Berikut lima poin petisi yang disampaikan: 

1. Mendesak pemerintah melalui Satgas PKH untuk menghentikan segala bentuk aktivitas ilegal di TNTN, seperti pembukaan lahan tanpa izin, penanaman sawit ilegal, dan pembalakan liar, sesuai dengan amanah Presiden Prabowo Subianto.

2. Pemulihan kawasan Tesso Nilo secara transparan, partisipatif, dan berbasis masyarakat melalui program restorasi ekosistem.

3. Penegakan hukum yang tegas tanpa kompromi terhadap pelaku perusakan hutan melalui kolaborasi antara Satgas PKH dan Polda Riau.

4. Peningkatan patroli dan pengawasan terpadu, melibatkan masyarakat adat, lembaga konservasi, dan aparat penegak hukum.

5. Pelaksanaan program perlindungan Gajah Sumatera secara komprehensif, mencakup penguatan koridor satwa, pengamanan habitat, dan edukasi masyarakat.

"Ini bukan sekadar aksi, tapi suara nurani rakyat yang ingin anak cucunya kelak masih bisa melihat Gajah Sumatera hidup damai di hutan yang lestari. Kami ingin bumi yang seimbang, di mana manusia dan satwa bisa hidup berdampingan dengan saling menghormati," ujar Daffa.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kasatpol PP Riau, Hadi Penandio, yang mewakili Gubernur Riau, turun langsung menemui massa aksi. Ia menyampaikan apresiasi atas aksi damai tersebut.

“Saya diberi amanah oleh Gubernur Riau untuk menerima aspirasi ini. Terima kasih atas semangat dan kepedulian yang telah ditunjukkan dalam menjaga lingkungan dan mencintai tanaman serta flora dan fauna. Petisi ini akan kami sampaikan langsung kepada gubernur dan Satgas PKH untuk ditindaklanjuti,” ucap Hadi.

Aksi berlangsung tertib dan damai, diakhiri dengan penyerahan petisi secara simbolis. (src)




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat