Gubri dan Kapolda Temui Ribuan Massa Aksi Tolak Relokasi dari TNTN: Tuntutan Akan Disampaikan ke Satgas PKH
Rabu, 18 Juni 2025 - 19:47:15 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru - Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid bersama Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menemui massa aksi yang menolak menolak direlokasi dari kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Rabu (18/6/2025) di depan Kantor Gubernur Riau.
Selain Gubri dan Kapolda Riau, juga ikut Bupati Inhu serta Bupati Pelalawan Zukri Misran juga kembali menemuinat sekitar 800-an massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) tersebut..
Dalam kesempatan itu, Gubri menerima aspirasi ribuan masyarakat yang menolak di relokasi dari kawasan TNTN, dan berjanji akan menyampaikan tuntutan tersebut ke pembuat kebijakan yakni Presiden melalui Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin selalu Ketua
Tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH)
Dikatakan, aspirasi terkait persoalan yang ada di TNTN, tentu akan dikomunikasi dengan para pemangku kebijakan, agar tidak ada yang dianak tirikan dan di anak kandungkan," kata Gubri.
Gubri Abdul Wahid mengatakan, jika kebijakan negara harus sama-sama dihargai, namun masyarakat juga harus sama-sama di manusiakan. Artinya jangan sampai merugikan masyarakat.
"Sehingga tidak seperti belah bambu, satu ada satu yang diinjak dan satu yang ditarik. Karena mereka ini masyarakat kita, tuntu kita harapkan kebijakan negara ada solusi-solusinya. Solusi itu yang dicarikan, kalau memang di relokasi di mana relokasinya, bagiamana anak-anak yang sudah sekolah agar tidak putus sekolah, dan bagaimana mata pencarian mereka. Itu yang harus kita beri pengertian," paparnya.
"Ini negara. Tidak akan mungkin negara menyengsarakan masyarakat. Tidak ada sedikitpun niat Pak Presiden, Pak Kapolri, Ketua Satgas PKH, Pak Kapolda menyengsarakan masyarakat, saya jamin itu tidak ada. Begitu juga Pak Bupati tidak ada niat mau menyengsarakan masyarakat. Tapi karena ini kebijakan, maka perlu kita koordinasikan pihak terkait, termasuk dengan masyarakat yang terdampak," paparnya lagi.
Massa juga mempertanyakan terkait portal yang dipasang oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) agar dibuka kembali. Menanggapi itu, Gubri berjanji akan melakukan komunikasi dengan pihak satgad PKH dan terkait lainya.
Tak lupa, Gubri juga menyampaikan aspirasi kepada ribuan masyarakat yang berunjuk rasa dengan tertib dan damai, sehingga aksi penyampaian tuntut aspirasi berjalan lancar.
"Saya juga berterima kasih kepada bapak ibu yang menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan damai. Saya mendoakan bapak ibu setelah ini kembali dengan selamat, selalu diberikan kesehatan dan dimurahkan rezekinya," pungkasnya. (src)
Komentar Anda :