Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Ketika Cap Jempol Darah Cara Ribuan Warga Tolak PSU Jilid II Pilkada Siak
Minggu, 13 April 2025 - 12:39:56 WIB

SULUHRIAU, Siak- Tensi politik Pilkada Siak Pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) 22 Maret lalu ternyata belum turun.

Ribuan warga Siak berunjuk rasa menyampaikan aspirasi penolakan PSU pilkada Siak kedua dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Siak.

Bahkan, ribuan warga membubuhkan cap jempol darah dan tanda tangan di atas spanduk yang dibentang sebagai bentuk penolakan itu

Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Siak berkumpul di Taman Motuyoko, Kota Perawang, Sabtu (12/4/2025).

Pembubuhan tanda tangan petisi itu akan diserahkan kepada Mahkamah Konstitusi (MK), Senin 14 April dan meminta agar gugatan yang diajukan oleh Calon Wakil Bupati Sugianto ditolak karena dinilai cacat hukum.

"Pilkada sudah selesai, dimenangkan Afni. Bahkan PSU pertama juga sudah memperkuat kemenangan tersebut. Sekarang ada gugatan baru dari Sugianto, padahal tanpa persetujuan pasangannya Irving Kahar. Ini jelas menyalahi aturan," tegas Armen Salim, juru bicara aksi.

Dalam orasinya, Armen menyebut bahwa gugatan yang diajukan Sugianto secara pribadi ke MK pada 26 Maret 2025 telah menimbulkan keresahan masyarakat. Sebab, hal tersebut berdampak pada penundaan pelantikan Bupati Terpilih Afni yang seharusnya sudah dijadwalkan.

"Kami minta MK menolak gugatan ini. Jangan karena ambisi pribadi, rakyat jadi korban dan roda pemerintahan terganggu," lanjutnya.

Aksi damai yang diikuti lebih dari 2.000 warga itu diisi dengan ritual simbolik berupa cap jempol darah di atas spanduk penolakan PSU dan petisi dukungan terhadap Bupati Terpilih Afni. Mereka juga membawa spanduk dan poster bertuliskan “Tolak PSU Kedua” dan “Hormati Suara Rakyat”.

Menurut Armen, ada kejanggalan dalam gugatan yang dilayangkan ke MK. Pasalnya, Calon Bupati Irving Kahar telah menyatakan tidak pernah mengajukan gugatan dan tidak memberikan kuasa kepada pasangannya, Sugianto, untuk melakukannya.

"Kalau pasangannya sendiri tidak ikut menggugat, maka gugatan itu tidak sah. Ini jelas mencederai semangat demokrasi," ungkap Armen lagi.

Warga juga menilai tidak ada urgensi pelaksanaan PSU kedua karena tidak ditemukan pelanggaran signifikan pada Pilkada Siak 27 November 2024 maupun PSU pertama pada 22 Maret 2025. Bahkan, Calon Petahana Alfedri yang kalah dalam kontestasi tersebut, kata Armen, sudah menerima hasil pemilihan secara legawa.

Aksi serupa juga telah dilakukan warga di beberapa kecamatan seperti Siak dan Mempura, menunjukkan konsistensi penolakan terhadap upaya menggugat hasil pilkada yang telah berjalan demokratis.

"Kami akan terus bergerak secara damai sampai MK mendengarkan suara rakyat Siak. Ini soal keadilan dan harga diri pemilih," tegas salah seorang peserta aksi, yang merupakan  warga Kecamatan Tualang. (src)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat