Banjir di Pekanbaru Meluas, Menunggu Pemko Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana
Kamis, 06 Maret 2025 - 13:06:23 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Kondisi banjir di wilayah Pekanbaru meluas. Banjir sudah melanda sejak Selasa (4/3/2025) lalu.
Sejumlah wilayah terendam, terdapat ribuan Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir akibat luapan air Sungai Siak.
Ribuan permukiman warga yang terendam, sudah antara lain ada di wilayah di Kecamatan Rumbai, Payung Sekaki, Limapuluh, Tenayan Raya dan Senapelan, bahkan juga sebagian di Sail.
Saat ini ketinggian air yang merendam wilayah Kecamatan Rumbai sudah mencapai dada orang dewasa. Bahkan salah seorang warga Meranti Pandak, Rumbai Azwar yang rumahnya hingga kini teremdam hingga sepinggang.
Barang-barang perabotan terendam, bahkan mobilnya juga terjebak banjir. Ia mengatakan mengungsi di tenda bersama keluarganya, tak banyak barang yang bisa diungsikan.
Di sisi lain, penulusan media ini, kondisi debit air Sungai Siak cenderung meningkat sehingga menambah luas zona terdampak banjir. Sejumlah sekolah yang berada di lokasi banjir juga diliburkan.
Kondisi dinilai warga sudah perlu mendapat perhatian khusus termasuk penanganan masif dari Pemko Pekanbaru, baik dari evakuasi warga terdampak banjir maupu bantuan lainnya.
Salah seorang warga mengaku, saat ini sudah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari.
Sementara itu, Pekanbaru menyikapi hal ini akan menetapkan Status Siaga Keadaan Darurat Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi siang ini.
Rencana penetapan stastus siaga darurat tersebut dalam rangka menyikapi kondisi sebagian wilayah Kota Pekanbaru yang meluas.
Kasi Kedaruratan BPBD Kota Pekanbaru, Suhendri menyebut, saat ini status siaga darurat bencana hidrometeorologi belum ditetapkan. Namun begitu, Pemko Pekanbaru akan menetapkan status tersebut siang ini.
"Sebelum penetapan status itu, BPBD Pekanbaru akan melakukan rapat dengan instansi terkait seperti BMKG, TNI dan Polri. Setelah itu baru dilakukan penetapan,"katanya Kamis, (6/3/2025).
Pemko akan engikuti status siaga darurat hidrometeorologi yang sudah ditetapkan Pemerintah Provinsi Riau sejak akhir tahun 2024 lalu. (src)
Komentar Anda :