Pemkab Natuna Bersama Polres Sidak ke Pasar Ranai, Didapati Sejumlah Bahan Pokok Alami Kenaikan
Senin, 03 Maret 2025 - 12:33:49 WIB
SULUHRIAU, Natuna - Hari pertama melakukan tugas sebagai Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik bersama pimpinan DPRD Natuna dan Polres Natuna melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Natuna, Senin (3/3/2025).
Sidak tersebut dilaksanakan untuk memantau sekaligus memastikan stok bahan pokok (sembako) aman dengan harga yang stabil selama Ramadhan hingga Hari Raya Idhul Fitri.
Sebab, pengalaman sudah-sudah pada hari-hari besar seperti ini, harga sembako sering kali melonjak.
Pimpinan DPRD Natuna yang mendampingi Wakil Bupati, yakni Ketua DPRD Rusdi, Wakil Ketua I DPRD Natuna Daeng Ganda Wakil Ketua II Wan Aris Munandar dan Kapolres Natuna AKBP Nugroho Budi Santosa, diwakili Kasat Reskrim, Kasat Intel dan Kabag OPS.
Saat melakukan Sidak, Wakil Bupati Natuna berinteraksi langsung dengan pedagang maupun pembeli. Mereka menanyakan ketersediaan sembako dan harga bahan pokok apakah mengalami kenaikan signifikan atau tidak.
Dari hasil sidak ditemukan beberapa bahan pokok mengalami kenaikan. Seperti Cabe Merah Lokal, Rawit, Bawang merah, bawang Putih, telur, minyak goreng, beras premium, daging ayam, dan daging sapi.
Termasuk lesunya daya beli masyarakat akibat dana transfer pusat belum turun.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok Pemerintah Kabupaten Natuna berencana akan menggelar pasar murah. Langkah ini diambil agar harga bahan pokok tetap stabil selama Ramadhan hingga menjelang Idhul Fitri.
Kadis Perindag Natuna Marwan Syaputra menyampaikan, ada rencana menggelar kegiatan pasar murah. Namun, sejauh ini belum dapat dipastikan sambil menunggu hasil rapat hari ini.
Kendati demikian pemerintah daerah akan tetap melakukan pengecekan harga, sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri. "Sehingga masyarakat menjalankan ibadah puasa dapat berjalan dengan nyaman," ujar Jarmin, diamini Kadis Perindag Marwan Syaputra.
Jarmin juga mengaku jika ketersediaan beras di gudang Bulog masih aman. Sementara harga beras sudah sesuai aturan." Intinya beras Bulog tidak dapat dijual di atas harga eceran tertinggi (HET)," ucapnya.
Marwan mengajak mengawal harga bahan pokok di Natuna agar tetap stabil.
Sementara itu, R. Situmorang salah seoran pedagang sayuran di Pasar Ranai mengaku jika harga cabe merah lokal Rp120.000/kg, cabe rawit lokal Rp 115.000/kg, bawang merahRp 40.000/kg, bawang putih Rp 40.000/kg, Bawang Bombay Rp30.000. Beras premium/ramos Rp18.000/kg, telur 1 papan Rp60.000, tomat Ro 38.000/kg, dan minyak makan Rp21.000/Kg, daging sapi Rp150.000/ kg. Sementara Cabe merah luar daerah Rp 95.000/ kg. Namun cabe luar ini sulit didapat karena kendala transportasi.
R.Situmorang juga mengaku jika daya beli masyarakat selama Ramadhan biasa- biasa saja, kadang rame kadang sepi. "Kecuali Sabtu dan Minggu pembeli lumayan Ramai," ungkapnya. (rls, sr4)
Komentar Anda :