Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Hukrim
Sadis, Seorang Remaja Tega Penggal Leher Ayah Kandungnya hingga Putus
Rabu, 29 Januari 2025 - 22:24:20 WIB

SULUHRIAU– Sebuah tragedi menggemparkan Seorang re8maja berinisial AK (18) tega membunuh ayah kandungnya, Jaenuri (61), dengan cara memenggal lehernya.

Peristiwa ini memilukan ini terjadi di Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember pada Minggu (26/1/2025) sekitar pukul 23.50 WIB.

Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, AK sempat terlibat cekcok dengan ayahnya. Saat itu, Janenuri berusaha menghentikan perilaku agresif AK dengan mengingatkannya bahwa dirinya adalah orang tua.

Namun, peringatan tersebut justru memicu kemarahan AK. Dengan emosi yang tak terkendali, AK mengambil sebilah golok dan menyerang ayahnya secara brutal hingga leher korban putus.

Bayu menjelaskan, dugaan sementara mengarah pada kondisi depresi yang dialami pelaku sebagai pemicu tindakan keji tersebut.

Selain itu, AK juga sempat mencoba mengakhiri hidupnya dengan melukai lehernya sendiri. Akibatnya, ia kini dirawat intensif di rumah sakit karena luka robek di jalur pernapasannya.

Menurut keterangan saksi yang dikutip tvOne, sebelum tragedi terjadi, AK mendadak mengamuk dan menghampiri ayahnya yang sedang beristirahat di ruang keluarga.

Tanpa alasan jelas, ia mulai memukuli ayahnya itu hingga ibunya, berusaha melerai. sang ayah sempat berteriak, “Aku ayahmu,” namun AK tidak menghiraukannya.

Ibunya, Junaidah kemudian meminta bantuan tetangga, Sajianto, yang melihat AK berdiri dengan mata melotot.

Sajianto menyarankan Junaidah untuk meminta air dari seorang paranormal setempat, Mbah Shodiq. Ketika Junaidah pergi mengambil air tersebut, AK tampak tenang sejenak.

Namun, situasi berubah drastis ketika Junaidah kembali. Saat itu, AK mengejar ayahnya, Jaenuri dengan membawa golok. Di jalan desa, sekitar 100 meter dari rumahnya. Kemudian Jaenuri terjatuh tengkurap. Tanpa ampun, AK membacok leher ayahnya berkali-kali hingga putus. Bahkan, tubuh korban terus menjadi sasaran bacokan AK

Setelah membunuh ayahnya, AK menenteng kepala Zaini dan berjalan sejauh 150 meter menuju rumah warga. Ia kemudian meletakkan kepala tersebut di depan rumah warga setempat.

Saksi lain, Edy, yang melihat kejadian tersebut segera meminta bantuan tetangganya, Buhari alias Khosim. Saat mencoba menghadapi AK, Khosim menjadi korban sabetan golok di bagian dagu dan jari tangannya yang putus.

Adapun untuk motifnya, Informasi sementara yang diperoleh dari keterangan warga mengungkapkan bahwa AK diduga mengalami depresi. Ia juga kerap terlihat berselisih dengan ayahnya belakangan ini, terutama terkait permintaan untuk dibelikan sepeda motor.

Pengusaha Selain itu, AK disebut-sebut mengalami kecanduan game online, yang diduga turut memicu emosi tidak terkendali. Warga setempat mengaku sering mendengar pertengkaran antara pelaku dan korban dalam beberapa hari terakhir. Konflik ini akhirnya memuncak dan berujung pada tragedi yang mengejutkan. (viva)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat