Minggu, 16 Agustus 2026 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh | Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
 
 
☰ Nusantara
Rumah Polisi Bhabinkamtibmas Meledak, Ibu dan Bayinya Tewas, Lima Bangunan Tetangga Rusak
Senin, 13 Januari 2025 - 20:29:39 WIB
Sebuah rumah di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jatim meledak pada Senin (13/1/2025) pagi.

SULUHRIAU– Pihak kepolisian masih mendalami insiden meledaknya rumah anggota polisi yang merupakan rumah Bhabinkamtimbas.

Rumah itu berada di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, meledak pada Senin (13/1/2025) pagi. Rumah itu diketahui milik seorang anggota polisi bernama Aipda Maryudi.

Dalam insiden tersebut, kabarnya dua orang meninggal dan menyebabkan empat rumah lain di sekitarnya rusak.

Kapolres Mojokerto, AKBP Irham Kustarto, mengatakan ada kerabat dari pemilik rumah yang meninggal dunia.

Meski demikian, Irham menyebut, pihak kepolisian masih mendalami insiden yang terjadi di rumah anggota polisi ini.

“Peristiwa sampai saat ini masih didalami mendatangkan forensik dari Polda Jatim ada dua korban, barusan saya menerima informasi sudah meninggal ibu dan anak 3 tahun, bulek dan keponakan,” ucapnya.

Adapun dugaan sementara, ledakan berasal dari tabung elpiji.

Pihak kepolisian pun akan melakukan penyelidikan internal,

“Saya sampaikan rumah tersebut rekan kami anggota Bhabinkamtibmas Polsek Dlanggu, kemudian dia rumahnya berada di puri, yang bersangkutan tinggal di situ, tetapi pas kejadian sedang dinas istri bekerja dan anak sekolah.”

“Sterilisasi lokasi akan kami lakukan. kami lakukan penyelidikan internal dan ditangani oleh reskrim,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto. Menurutnya, pihak Polda Jawa Timur menerjunkan tim gabungan ke lokasi ledakan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan di wilayah Puri itu.

“Tim yang kami turunkan terdiri dari Inafis Reskrim, Laboratorium Forensik, dan Kedokteran Forensik,” katanya.

Kombes Dirmanto menyebut, pihaknya meluncur ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Info selanjutnya nanti biar disampaikan kapolres ya,” lanjutnya.

Detik-Detik Ledakan kata Warga Setempat

Ledakan di rumah seorang warga di Kabupaten Mojokerto terjadi pada Senin ini, pagi

Ledakan terjadi di rumah warga bernama Maryudi yang bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat Aipda.

Deni, seorang warga setempat, menyampaikan kesaksiannya. Menurutnya, informasi dari sejumlah warga, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

“Tiba-tiba ada dua kali ledakan dan kondisi rumahnya hancur,” ucapnya. Saat ditanya apakah ia mengenal kedua korban tewas, ia menyebut korban merupakan ibu dan anak.

“Korbannya atas nama Luluk, kemudian anaknya masih berusia tiga tahun,” lanjutnya.

Deni menyebut, sebanyak lima rumah warga rusak, satu di antaranya mengalami kerusakan yang tidak terlalu parah. Dikabarkan, dua korban yang meninggal, adalah tetangga Aipda Maryudi.  Belum diketahui penyebab ledakan ini. Namun, warga setempat menyebut, setelah ledakan hebat itu, tercium aroma belerang.

Seusai kejadian, aparat kepolisian dari Polres Mojokerto dan Polda Jawa Timur sudah ada di lokasi kejadian memeriksa reruntuhan rumah yang tadi pagi mengalami ledakan.

Hingga pukul 11.30 WIB, Tim Inafis Polres Mojokerto dan Tim Labfor Polda Jatim masih berada di TKP untuk melakukan identifikasi dan olah TKP.

Ledakan yang menghancurkan sebuah rumah di kampung Sumolawang Kidul, Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto pada Senin (13/1/2025) pagi, dikabarkan menewaskan dua orang.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto tak menampik bahwa rumah yang meledak di lokasi tersebut merupakan milik seorang anggota kepolisian.

Sedangkan korban meninggal dunia akibat ledakan yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB itu, berjumlah dua orang.

Namun, Dirmanto enggan mengungkap identitas korban tewas dari insiden tersebut, apalagi sosok oknum anggota kepolisian si pemilik rumah yang meledak.

Alasannya, penyelidikan dilakukan secara teknis oleh Anggota Polres Mojokerto dibantu oleh beberapa tim gabungan dari satuan kerja Polda Jatim.

Seperti Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jatim, dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jatim.

“Jadi sekali lagi. Itu yang bisa kami sampaikan. Kami prihatin atas kejadian tersebut. Kami kapolres yang akan menyampaikan terkait dengan konstruksi peristiwa di TKP,” ujarnya di Lobby Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim, pada Senin (13/1/2025).

Bahkan saat disinggung mengenai pemicu dan bahan ledakan di rumah tersebut. Dirmanto enggan mengungkapnya. Karena penyelidikan dan olah TKP yang dikomandoi Kapolres Mojokerto masih berlangsung.

“Nanti kapolres yang menyampaikan (korban). 2 korban tewas dari sipil. (dugaan bahan yang meledak) Nanti kapolres yang menyampaikan,” pungkas mantan Kapolsek Wonokromo Polrestabes Surabaya itu, dilansir TribunJatim.com. (src)
 




 
Berita Lainnya :
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  • Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    02 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    03 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    04 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    05 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    06 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    07 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    08 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    09 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    10 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    11 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    12 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    13 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    14 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    15 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    16 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    17 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    18 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    19 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    20 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    21 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
    22 Sembunyikan Sabu di Kaleng Rokok, Oknum Mahasiswa dan Kurir di Kampar Diciduk Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat