Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Metropolis
Isu Wahabi-Salafi Jadi Pertanyaan di Debat Paslon Pilwako dari Pasangan Idaman
Sabtu, 09 November 2024 - 21:11:43 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pada kesempatan sesi ke 4 tanya jawab  dalam debat kandidat Pilkada Kota Pekanbaru, yang diselenggarakan KPU Kota Pekanbaru, Jumat (8/9/2024) malam, calon wakil walikota nomor urut 3 Kharisman Risanda mendapat kesempatan bertanya ke paslon no 4 Edy Natar-Destrayani Bibra.

Dalam kesempatan, politisi PDIP itu menyinggung soal aliran Salafi-Wahabi. Kharisman Risanda memberikan pertanyaan kepada pasangan nomor urut 4, Edy Natar Nasution-Destrayani Bibra tentang aliran Islam Salafi-Wahabi.

"Saya melihat di Pekanbaru ini, bagaimana caranya bapak menangani maraknya Islam Salafi-Wahabi yang masuk di Pekanbaru," tanya Kharisman.

Pertanyaan tersebut dijawab Edy Natar bahwa tidak ada yang dilanggar oleh kelompok Salafi-Wahabi. Hal ini dikuatkan oleh Destrayani Bibra bahwa sepanjang masih ahlul sunnah waljamaah maka tidak ada persoalan yang dilanggar.

"Berarti pasangan calon nomor urut 4 menyetujui adanya aliran inteloran ajaran Salafi di Pekanbaru. Begitu pak?," tanya calon walikota Ida Yulita lagi.

"Berarti dari jawaban bapak tadi bapak berkonsep agamis tapi bukan konsep agamis yang diatur Pancasila, karena banyak menyetujui aliran intoleran di Kota Pekanbaru," kata Ida lagi,

Menjawab pertanyaan Ida tersebut Edy Natar yang juga mantan Gubernur Riau itu mempertanyakan apa maksud aliran intoleran tersebut. "Karena selama ini MUI tidak pernah menganggap (aliran Salafi, red) sesuatu yang dilarang. Artinya intoleran itu menurut penilaian buk Ida. Apa betul Salafi itu intoleran?" kata Edy Natar lagi.

Selain itu,  calon Walikota Kahrisman Risanda juga melontarkan pertanyaan kepada pasangan nomor urut 5, Agung Nugroho tentang suami yang menelantarkan istri dan anaknya.

Mendapat pertanyaan tersebut Agung Nugroho menjawab bahwa kalau ada kasus seperti itu silahkan dilaporkan ke penegak hukum. "Silahkan lapor ke hukum kalau itu benar. Kalau masih ada janda terlantar maka kita buatkan panti jompo atau panti janda," jawab Agung.

Pada debat hingga sesi ketiga debat dan pertengahan sesi keempat, calon walikota Pekanbaru nomor urut 3 Ida Yulita Susanti mendominasi saat menyampaikan visi dan misi serta program yang mereka tawarkan. Sementara sang calon wakil walikota

Seperti diberitakan, KPU Kota Pekanbaru menggelar debat calon walikota dan wakil walikota Pekanbaru, Jumat (8/11/2024) malam di SKA Co Ex. Kelima pasangan calon saling menyampaikan visi dan misi, dan program jika terpilih pada Pilkada 2024 mendatang.

Acara debat yang dimulai Jumat (8/11/2024) pukul 20.00 WIB dan berakhir menjelang pukul 00.30 WIB, Sabtu (9/11/2024). (src)




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat