Kamis, 01 Oktober 2026 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
 
 
☰ Pendidikan
Kampus UMRI Jadikan Ekoriparian Ikonik Edukasi Sebagai Bentuk Kepedualian Lingkungan
Rabu, 28 Agustus 2024 - 22:44:51 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kampus di Pekanbaru yang menjadikan Ekoriparian sebagai Ikonik baru kepedulian terhadap masyarakat dalam upaya dan turut berperan mewujudkan program untuk menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan.

Kedua kampus itu disulap menjadi ekoriparian atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ramah lingkungan serta memberi ruang edukasi bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Ekoriparian merupakan program pengelolaan sempadan sungai dan badan air lainnya yang dilengkapi dengan pembangunan infrastruktur hijau pengelolaan air limbah dan juga sebagai pusat pemberdayaan dan edukasi masyarakat.

Langkah ini sekaligus merupakan bagian dari komitmen PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam menjaga kelestarian lingkungan, bebas limbah serta memberikan edukasi kepada masyarakat Riau terkait cara mengelola RTH yang nyaman untuk semua orang.

Selain itu, ekoriparian di dua kampus di  Kota Pekanbaru dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Riau melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM binaan kampus UMRI dan Unilak, berupa makanan ringan dipasarkan di kafe-kafe.

Hal ini saat rombongan awak media berkesempatan menyaksikan ekoriparian halaman kampus utama UMRI, Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru.

Ekoriparian di UMRI mampu mengolah air limbah untuk mengurangi beban air sungai serta mengolah kotoran ternak, dan sampah organik, melalui proses biodigester untuk diolah menjadi gas.

Wakil Rektor III UMRI, Jufrizal, berharap kontribusi UMRI mewujudkan ekoriparian yang menjadi program kolaborasi kampus ini bersama PHR dan KLHK ini dapat mengurangi pencemaran lingkungan serta penyediaan air bersih.

"Kita apresiasi PHR dan KLHK, kita berharap UMRI jadi role model bagi civitas akademika," tuturnya.

Analyst Performance PHR, Priawansyah, menjelaskan program ekoriparian yang saat ini diterapkan di UMRI merupakan program kolaborasi PT PHR dan KLHK, bersama UMRI.

"Tujuan utama yakni mengurangi beban air sungai dan memberi edukasi kepada masyarakat," jelas Priawansyah.

Program Ekoriparian juga dapat meningkatkan perekonomian di sekitar UMRI. Di halaman depan kampus UMRI berdiri kafe yang ramah lingkungan yang cocok dijadikan sebagai tempat untuk diskusi antar mahasiswa maupun masyarakat umum.

Dekan FMIPA UMRI, Prasetya, mengatakan UMRI juga mengubah sampah organik yang telah diproses secara biodigester menjadi gas alami, lalu disalurkan sebagai produk UMKM.

"Gas tersebut dapat digunakan 3-5 jam," tambah Dekan FMIPA UMRI, ungkap Prasetya.

Lanjut Prasetya, Ekoriparian UMRI dilengkapi Penampung Air Hujan (PAH) berupa tower, yang kemudian diresapi ke tanah. Kemudian, mengendap dan digunakan untuk menyirami tanaman di sekitar ekoriparian UMRI. (kim)




 
Berita Lainnya :
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    02 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    03 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    04 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    05 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    06 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    07 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    08 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    09 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    10 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    11 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    12 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    13 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    14 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    15 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    16 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    17 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    18 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    19 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    20 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    21 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    22 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat