Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ustadz Menjawab
Mengapa Bagian Anak Laki-laki Dalam Warisan Lebih Besar?
Jumat, 12 Juli 2024 - 09:17:20 WIB
Ustadz H. Suryandi Bonar Temala, Lc, MA.

ASSALAMUALAIKUM Warahmatullahi wabarakatuh...
Izin bertanya ustadz, mengapa bagian anak lelaki dalam waris lebih besar?

Jawab:

Waalaikum salam warahmatullah wabarakatuh...

Dituliskan Allah Swt, dasar hukum dari bagian anak laki-laki lebih besar daripada anak perempuan adalah ayat Alquran surat An-Nisa ayat 11, sehingga secara hukum bagian itu sudah menjadi sebuah ketentuan dari Allah Swt.

Namun, jika kita bertanya tentang hikmah apa yang ada di dalam perintah tersebut kenapa bagian lelaki lebih besar daripada perempuan, maka dapat dilihat dari perspektif kebutuhan dasar manusia itu sendiri.

Islam adalah agama yang mengajarkan keadilan dan tanggungjawab, sehingga tidak ada satu pun hukum yang ditetapkan di dalamnya bertujuan untuk menzolimi orang lain atau merugikan posisinya.

Banyak yang menuduh Islam sangat diskriminatif terhadap wanita di dalam bagian hukum waris, dimana anak perempuan hanya mendapatkan separuh dari besarnya bagian laki-laki tanpa mau melihat lebih jauh apa tanggungjawab dan hikmah di balik hukum tersebut.

Jikalau kita mau melihat lebih adil, dalam hukum waris Islam tidak selamanya wanita mendapatkan bagian setengah dari laki-laki, adakalanya mereka mendapatkan bagian yang sama seperti, bagian saudara laki-laki dan perempuan dari pihak ibu atau bagian ayah dan ibu si mayit (ketika ada anak laki-laki si mayit), atau bagian kakek dan nenek yang semua nya sama besar antara laki-laki dan perempuan.

Adapun dalam kondisi anak laki-laki dan perempuan, maka anak laki-laki mendapatkan bagian lebih karena mereka memiliki beban dan tanggungjawab lebih besar.

Bagi seorang anak perempuan ia tidak memiliki beban nafkah atau tanggungjawab terhadap saudara laki-laki atau suaminya, mereka lah yang diberi nafkah dan mahar. Harta dan kekayaan mereka itu khusus milik mereka tidak diganggu sama sekali. Sedangkan anak laki-laki memiliki beban dan tanggungjawab nafkah dan mahar.

Ketika seorang lelaki meninggal, maka otomatis tanggungjawab nafkah istri yang menjadi janda beralih kepada anak laki-lakinya (jika ia sudah baligh dan berakal), begitu juga nafkah anak perempuan si mayit menjadi tanggungjawab si anak laki-laki (saudara si anak perempuan).

Hal ini sesuai dengan Sabda Baginda Nabi  صلى الله عليه وسلم  . yang diriwayatkan Imam Ibnu Hibban :

Artinya : Artinya : Tangan pemberi itu (berada) di atas, mulai lah (memberi) dari orang yang menjadi tanggungan mu, Ibu mu, ayah mu, saudari mu, saudara mu kemudian orang yang di bawah tanggungan mu. (HR. Ibnu Hibban).

Maka dapat dibayangkan jikalau harta warisan itu tidak lebih besar, tentu di sini anak laki-laki akan merasakan beban ekonomi yang sangat besar dalam nafkah ibu dan saudarinya ditambah lagi nafkah keluarganya sendiri (seperti anak dan istrinya) atau ketika hendak melamar seorang wanita menjadi istri dia pun harus membayarkan mahar wanita tersebut.

Jika kita adil dalam melihat kondisi seperti ini, maka kita akan melihat betapa indah nya syariat Islam itu dalam memberikan hak dan kewajiban atas seseorang. Setiap rupiah harta yang dilebihkan berbanding lurus dengan kewajiban yang mesti dia tunaikan. Wallahu a'lam. ***
________

Penulis Ustadz H. Suryandi Bonar Temala, Lc, MA. (Penyuluh Agama Kecamatan Senapelan dan Penulis Buku 13 Kesalahan Fatal Pelaksanaan Hukum Waris di Indonesia)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat