Kamis, 01 Oktober 2026 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
 
 
☰ Pendidikan
Shalat Idul Adha di Kampus UMRI, Khotib Ajak Jamaah Wujudkan Ketauladanan Nabi Ibrahim AS
Senin, 17 Juni 2024 - 23:07:50 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Dr H M Rasyad Zein MM., menjadi khatib Idul Adha 1445 H yang diselenggarakan di Kampus utama Umri Jalan Tuanku Tambusai, Senin (17/6/2024) pagi.

Ratusan jamaah yang merupakan civitas akademika, keluarga besar Umri serta warga persyarikatan dan masyarakat umum yang tinggal di sekitar kampus mengikuti shalat ied yang dimulai tepat pukul 17.15 Wib. Bertindak selaku Imam ialah Ahmad Muhaimin Rosyadi yang merupakan mahasiswa.

Mengawali khotbahnya, Rasyad Zein menjelaskan sejarah tentang keyakinan Nabi Ibrahim AS mengorbankan anaknya Nabi Ismail AS atas perintah Allah Swt.

Dimana Umatnya harus mematuhi perintah Allah dengan ikhlas dan sesungguh hati. Karena setiap perintah itu memiliki tujuan yang baik untuk umatnya. Maka dari sejarah ke-ikhlasan yang besar dari Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS harus dicontoh bagi umatnya demi keselamatan dunia akhirat.

“Maka saat ini, mari kita ikut berkurban. Selain berkurban, kita juga harus tau sejarah dan maknanya. Jadi jangan asal berkurban saja. Termasuk naik haji bagi yang mampu, kita juga harus paham dengan maknanya. Untuk itu, kita wajib memiliki ilmu Agama Islam. Supaya kita dapat merasakan nikmat dari berkurban dan naik Haji tersebut,” ujar Rasyad Zein.

Lebih lanjut dalam khotbahnya, Wakil Rektor II Umri ini menyampaikan hubungan perayaan Idul Adha dengan kisah Nabi Ibrahim. Menurut dia, di zamannya, Nabi Ibrahim AS diperintah Allah untuk menyampaikan pada masyarakat agar meninggalkan kebiasaan menyembah berhala.  

Bahkan, saat itu Nabi Ibrahim AS harus berhadapan dengan ayahnya sendiri yang merupakan pembuat berhala. Namun, karena dengan iman yang kuat, Nabi Ibrahim AS tetap menghancurkan berhala yang disembah masyarakat di zaman itu.

Akibatnya, Nabi Ibrahim AS kala itu mendapatkan hukuman di bakar oleh Raja Namrud karena menghancurkan berhala-berhala. Karena memiliki keyakinan dan iman yang kuat, Nabi Ibrahim AS selamat dari siksaan tersebut. Tubuhnya yang disulut api tidak terbakar.

"Jelas kondisi itu berlawanan dengan hukum alam. Namun, jika hukum Allah berkehendak, siapa yang bisa melawan," ujar Rasyad Zein.

Menghancurkan berhala menjadi ujian pertama bagi Ibrahim. Dengan cobaan itu, imannya justru terus bertambah. Ujian selanjutnya, Nabi Ibrahim disuruh membunuh anak kesayangannya yang sudah lama ia impikan. Namun, akhirnya Ismail tak jadi dikurbankan.  

Dua peristiwa bersejarah itulah yang diperingati oleh umat Islam saat Idul Adha ini. Sekarang, umat Islam tidak lagi dituntut mengorbankan anak kandung seperti yang dialami Nabi Ibrahim AS., namun nilai ketaatan yang sama hendaknya ditunjukkan oleh seluruh umat Islam.

Pada kesempatan tersebut, Rasyad Zein juga menerangkan makna kata kurban. Menurutnya, kurban berarti dekat, yaitu mengorbankan apa yang dimiliki agar semakin dekat dengan Allah SWT. Berkorban juga sebagai upaya agar bermanfaat bagi orang lain. Hal ini menjadi penting karena setiap umat Islam, terutama Muhammadiyah harus mampu berperan di tengah masyarakat.

Demikian pula halnya dengan umat Islam yang berhaji. Semua itu punya tujuan membawa tiap orang meninggalkan dunianya kemudian mendekatkan dengan dunia Allah. Sehingga mereka yang berhaji maupun melakukan umrah semakin dekat dengan Allah.  

"Haji yang mabrur bukan ditunjukkan nilai simbolik dunia. Bukan demi gelar Haji di depan nama. Ada juga yang saat ibadah Haji, malah selfie ketika sedang tawaf. Padahal, seharusnya saat itu setiap orang yang berhaji atau umrah fokus beribadah. Karena, Haji yang hakiki adalah mengharapkan ridho Allah," tuturnya.

Umri tahun ini Umri akan memotong 12 hewan qurban. Terdiri dari delapan ekor sapi, seekor kerbau, dan tiga ekor kambing. Pemotongan hewan qurban dilakukan pada Rabu (19/6/2024) yang dimulai pukul 08.00 WIB. di Kampus Utama Umri. (kim)




 
Berita Lainnya :
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    02 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    03 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    04 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    05 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    06 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    07 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    08 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    09 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    10 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    11 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    12 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    13 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    14 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    15 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    16 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    17 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    18 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    19 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    20 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    21 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    22 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat