Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Shalat Idul Adha di Kampus UMRI, Khotib Ajak Jamaah Wujudkan Ketauladanan Nabi Ibrahim AS
Senin, 17 Juni 2024 - 23:07:50 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Dr H M Rasyad Zein MM., menjadi khatib Idul Adha 1445 H yang diselenggarakan di Kampus utama Umri Jalan Tuanku Tambusai, Senin (17/6/2024) pagi.

Ratusan jamaah yang merupakan civitas akademika, keluarga besar Umri serta warga persyarikatan dan masyarakat umum yang tinggal di sekitar kampus mengikuti shalat ied yang dimulai tepat pukul 17.15 Wib. Bertindak selaku Imam ialah Ahmad Muhaimin Rosyadi yang merupakan mahasiswa.

Mengawali khotbahnya, Rasyad Zein menjelaskan sejarah tentang keyakinan Nabi Ibrahim AS mengorbankan anaknya Nabi Ismail AS atas perintah Allah Swt.

Dimana Umatnya harus mematuhi perintah Allah dengan ikhlas dan sesungguh hati. Karena setiap perintah itu memiliki tujuan yang baik untuk umatnya. Maka dari sejarah ke-ikhlasan yang besar dari Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS harus dicontoh bagi umatnya demi keselamatan dunia akhirat.

“Maka saat ini, mari kita ikut berkurban. Selain berkurban, kita juga harus tau sejarah dan maknanya. Jadi jangan asal berkurban saja. Termasuk naik haji bagi yang mampu, kita juga harus paham dengan maknanya. Untuk itu, kita wajib memiliki ilmu Agama Islam. Supaya kita dapat merasakan nikmat dari berkurban dan naik Haji tersebut,” ujar Rasyad Zein.

Lebih lanjut dalam khotbahnya, Wakil Rektor II Umri ini menyampaikan hubungan perayaan Idul Adha dengan kisah Nabi Ibrahim. Menurut dia, di zamannya, Nabi Ibrahim AS diperintah Allah untuk menyampaikan pada masyarakat agar meninggalkan kebiasaan menyembah berhala.  

Bahkan, saat itu Nabi Ibrahim AS harus berhadapan dengan ayahnya sendiri yang merupakan pembuat berhala. Namun, karena dengan iman yang kuat, Nabi Ibrahim AS tetap menghancurkan berhala yang disembah masyarakat di zaman itu.

Akibatnya, Nabi Ibrahim AS kala itu mendapatkan hukuman di bakar oleh Raja Namrud karena menghancurkan berhala-berhala. Karena memiliki keyakinan dan iman yang kuat, Nabi Ibrahim AS selamat dari siksaan tersebut. Tubuhnya yang disulut api tidak terbakar.

"Jelas kondisi itu berlawanan dengan hukum alam. Namun, jika hukum Allah berkehendak, siapa yang bisa melawan," ujar Rasyad Zein.

Menghancurkan berhala menjadi ujian pertama bagi Ibrahim. Dengan cobaan itu, imannya justru terus bertambah. Ujian selanjutnya, Nabi Ibrahim disuruh membunuh anak kesayangannya yang sudah lama ia impikan. Namun, akhirnya Ismail tak jadi dikurbankan.  

Dua peristiwa bersejarah itulah yang diperingati oleh umat Islam saat Idul Adha ini. Sekarang, umat Islam tidak lagi dituntut mengorbankan anak kandung seperti yang dialami Nabi Ibrahim AS., namun nilai ketaatan yang sama hendaknya ditunjukkan oleh seluruh umat Islam.

Pada kesempatan tersebut, Rasyad Zein juga menerangkan makna kata kurban. Menurutnya, kurban berarti dekat, yaitu mengorbankan apa yang dimiliki agar semakin dekat dengan Allah SWT. Berkorban juga sebagai upaya agar bermanfaat bagi orang lain. Hal ini menjadi penting karena setiap umat Islam, terutama Muhammadiyah harus mampu berperan di tengah masyarakat.

Demikian pula halnya dengan umat Islam yang berhaji. Semua itu punya tujuan membawa tiap orang meninggalkan dunianya kemudian mendekatkan dengan dunia Allah. Sehingga mereka yang berhaji maupun melakukan umrah semakin dekat dengan Allah.  

"Haji yang mabrur bukan ditunjukkan nilai simbolik dunia. Bukan demi gelar Haji di depan nama. Ada juga yang saat ibadah Haji, malah selfie ketika sedang tawaf. Padahal, seharusnya saat itu setiap orang yang berhaji atau umrah fokus beribadah. Karena, Haji yang hakiki adalah mengharapkan ridho Allah," tuturnya.

Umri tahun ini Umri akan memotong 12 hewan qurban. Terdiri dari delapan ekor sapi, seekor kerbau, dan tiga ekor kambing. Pemotongan hewan qurban dilakukan pada Rabu (19/6/2024) yang dimulai pukul 08.00 WIB. di Kampus Utama Umri. (kim)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat