Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Hukrim
Jambret Pedagang Kuliner Malam Puswil Riau, Korban Tewas, Satu dari Dua Pelaku Ditembak
Jumat, 14 Juni 2024 - 21:54:42 WIB
Pelaku jambret

SULUHRIAU, Pekanbaru- Seorang wanita muda pedagang kuliner malam Sate Taichan di Perpustakaan Wilayah (Puswil) Riau Jalan Sudirman Pekanbaru, tewas terjatuh dari motornya akibat tarik-tarikan dijambret dua pelaku jambret di Jalan Hang Tuah sebelum Jembatan Sail Pekanbaru Kamis (13/6/2024) sekira pukul 00.30 WIB.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Hery Murwono didampingi Wadirkrimum AKBP Sunhot Silalahi, Kapolsek Lima Puluh Pekanbaru Kompol Bagus di Mapolda Riau, dalam konferensi pers, Jumat petang (14/6/2024) menjelaskan, terjadi  tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) atau jambret di Jalan Hang Tuah Kelurahan Sekip Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru (sebelum Jembatan sail).

Kronologis kejadian bermula pada Kamis malam 13 Juni 2024 sekitar pukul 00.15 Wib, Josua Kurniawan alias Josua (25) dan Gofi Hidayana alias Opi, selesai menutup usaha dagangan sate Taichan di Pustaka Wilayah Jalan Sudirman Kota Pekanbaru dan kemudian berhubung barang dagangan masih tersisa dan kemudian pelapor dan OPI pergi ke Rumah Produksi sate untuk memulangkan sate yang tersisa di Jalan Bambu Kuning.

Selanjutnya dengan berboncengan sepeda motor Yamaha Lexi wama biru dengan nomor polisi BM 4087 AAW, Josua bersama OPI pergi untuk mengantar sate tersisa tersebut. Dan saat itu pelapor yang membawa sepeda motor dan OPI yang dibonceng dan kemudian pelapor melewati Jalan Sudirman-Jalan Gajah Mada - Jalan Diponegoro - Jalan Thamrin - Jalan Hang Jebat dan kemudian memasuki Jalan Hang Tuah dan sekitar pukul 00.30 Wib saat melewati Jalan Hang Tuah Kelurahan Sekip Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru, saat itu sepeda motor yang pelapor kendarai dipepet oleh dua orang laki-laki yang tidak dikenal yang menggunakan sepeda motor N-MAX warna hijau dengan BM 3892 ABT.

Selanjutnya saat itu Josua merasakan OPI yang dibonceng ada tarikan keras dan kemudian sepeda motor agak goyang dan kemudian pelapor merasakan tarikan yang kuat kedua kalinya dan saat itu pelapor melihat ke belakang OPI sedang memegang tas warna merahnya yang ditarik oleh seorang laki-laki yang dibonceng sepeda motor N-MAX tersebut dan kemudian pelapor dan OPI terjatuh begitu juga dengan pelaku yang menarik tas warna merah tersebut dan kemudian pelapor berdiri dan melihat pelaku yang menarik tas yang dipegang OPI tersebut mau kabur dan kemudian pelapor mengejar sambil berteriak jambret....jambret....jambret...., dan kemudian pelaku yang membawa sepeda motor langsung pergi dan satu pelaku yang berlari terus dikejar Josua dan akhinya pelaku tersebut berhasil diamankan warga dan kemudian pelapor kembali ke arah sepeda motor yang terjatuh bersama OPI tersebut dan kemudian pelapor melihat kepala OPI banyak mengeluarkan darah.

Selanjutnya Josua berteriak minta tolong kepada warga dan kemudian pelapor bersama warga sekitar membawa OPI ke Rumah Sakit Awal Bros Jalan Ahmad Yani Kota Pekanbaru, dan saat dalam perjalanan pelapor melihat OPI dalam kondisi belum sadar dan tangan kanan pelapor juga mengeluarkan darah bekas luka dan sesampai di rumah sakit, pihak rumah sakit langsung menangani OPI.

Namun saat itu pihak rumah sakit menjelaskan bahwa OPI telah meninggal dunia dan saat itu pelapor langsung shok dan kemudian menghubungi keluarga pelapor dan keluarga OPI dan tidak lama kemudian keluarga pelapor dan keluarga OPI datang ke rumah sakit.

Kemudian Josua (yang sekaligus pelapor kasus ini ke polisi) menceritakan hal yang terjadi dan kemudian pelapor dilakukan perawatan oleh pihak rumah sakit untuk pengobatan dan OPI dibersihkan tubuhnya dari lumuran darah, dan kemudian saat itu datang pihak kepolisian dan selanjutnya pelapor melaporkan kejadian yang terjadi kepada pihak kepolisian tersebut.

Polisi pun bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku jambret ini. Satu jambret dua pelaku ditembak kakinya.

Pelaku atau tersangka I, Putra Manalu alias Kancil alias Putra bin Gusni Surya (22), juru parkir, alamat Jalantu Pembangunan Ujung Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

Tersangka II, inisial F Sitorus alias NE, (17) tidak bekerja, alamat Jalan Arjuna No. 37 B Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

Polisi pun melakukan tes urine terhadap kedua pelaku dan hasil positif (+) mengandung metaphetamine atau positif menggunakan sabu.

Pelaku Putra Manalu sebelum dibawa polisi, sempat ditangkap warga, karena saat aksinya ia terjatuh bersama korban. Warga pun mengamankannya.

Kerugian materi atas peristiwa jambret ini sebesar Rp4.000.000. Inmaterial meninggal dunia Gopi Hidayana alias Opi.

Barang bukti yang diamankan polisi yakni satu buah tas warna merah merk BALEY yang berisikan 1 (satu) unit iphone XR warna merah dan dompet warna hitam. Satu unit sepeda motor N-MAX wama hijau dengan Nomor polisi terpasang BM 3892 ABT dengan nomor rangka MH3SG5620PK8287146.

Kemudian satu buah helm warna putih merk KYT VISION. Surat Visum Et Revertum RS Awal Bros Ahmad Yani atas nama Josua Kurniawan alias Josua (korban mengalami luka berdarah).

Atas kasus ini pelaku dikenakan pasal 365 Ayat (4) KUH Pidana diancam Pidana Mati atau Pidana seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 (dua puluh) tahun. (src)
 



 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat