Jelang Idul Adha Harga Sejumlah Bahan Pokok di Riau Naik, Ayam Potong Mencolok
Kamis, 22 Juni 2023 - 12:35:34 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru - Harga sejumlah komuditas bahan pokok di Riau mengalami kenaikan jelang Idul Adha 1444 hijriah. Harga ayam potong mencolok.
Kenaikan bahan pokok di pasar-pasar di daerah ini sudah terjadi beberapa pekan lalu.
Hal itu diakui Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menegah (Disperindagkop dan UKM) Provinsi Riau Taufik OH, Kamis (22/6/2023).
Seperti bawang merah dan bawang putih. Alasan naiknya kedua komuditas yang banyak disuplai dari Jawa Barat dan Sumatera Barat ini karena kenaikan modal produsen dimasing-masing daerah terkait.
Penjualan bawang merah tertinggi di Riau ada di Pelalawan dijual Rp40 per/kg. Indragiri Hilir Rp28 ribu per/kg. Bawang putih di Pelalawan juga penjualan harga tertinggi dengan harga Rp48 ribu per/kg. Sedangkan di Pekanbaru Rp34 ribu per/kg.
"Harga sembako menjelang Idhul Adha memang mengalami kenaikan. Bahkan sejumlah bahan pokok ada yang mengalami kenaikan dari bulan lalu," akui Taufik.
Sementara itu, kenaikan harga ayam potong (putih) di Pekanbaru dirasakan masyarakat tinggi. Sejak beberapa pekan terakhir kata warga, harga ayam potong berkisar antara Rp29.000 hingga Rp32.000 per kg. Sebelumnya hanya berkisar Rp19.000 hingga 25.000 per kg.
"Harga ayam potong sekarang melejit, mahal sekali," ujar Warni (46) warga Jalan Suka Karya Tampan Pekanbaru, Kamis (22/6/2023).
Menurut Taifik, kenaikan bahan pokok tersebut berkaitan dengan pakan yang otomatis menyebabkan kenaikan harga jual ayam.
Seperti di Siak rata-rata penjualan ayam perkilonya tembus Rp48 ribu per kilogram (Kg). Kemudian di Rokan Hilir daging ayam dijual dikisaran Rp42 ribu per kg. Sementara di Pekanbaru daging ayam dijual rata-rata dikisaran Rp31 ribu per/kg.
"Kenaikan disebabkan harga pakan. Sehingga berdampak pada penjualan daging ayam," jelas Taufik.
Kenaikan pakan ayam ini juga otomatis berdampak pada penjualan telur ayam ras. Kuantan Singingi misalnya, telur ayam ras dijual Rp31 ribu per/kg. Sementara di Siak telur ayam ras dijual Rp27 ribu per/kg. Sedangkan di Pekanbaru dijual rata-rata dikisaran Rp29 ribu per/kg.
"90 persen pasokan telur ayam ras di Riau berasal dari Sumatera Barat, khususnya Payakumbuh. Kenaikan sama karena imbas kenaikan harga pakan," ujar Taufik.
Sementara untuk penjualan gas LPG, khususnya 3 kg, sampai sekarang tidak ada kendala pendistribusian. (src, mcr)
Komentar Anda :