Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
India Tangkap 7 Orang Atas Pembunuhan Pendukung Penghina Nabi Muhammad
Senin, 04 Juli 2022 - 10:44:07 WIB
Ilustrasi- Para personel kepolisian melakukan ptroli di jalanan India (dok. REUTERS/Amit Dave)

SULUHRIAU - Sedikitnya tujuh tersangka telah ditangkap polisi terkait pembunuhan seorang ahli kimia, Umesh Kolhe, yang sempat memposting dukungan untuk politikus India yang menghina Nabi Muhammad SAW.

Salah satu tersangka pembunuhan yang terjadi di Amravati itu diketahui merupakan teman korban sendiri.

Pembunuhan Kolhe terjadi sepekan sebelum pembunuhan keji lainnya terhadap seorang pria Hindu bernama Kanhaiya Lal di Udaipur, yang juga mendukung politikus penghina Nabi.

Seperti dilansir India Times, Senin (4/7/2022), kepolisian setempat baru mengakui pada Sabtu (2/7/2022) waktu setempat bahwa pembunuhan Kolhe berkaitan dengan postingan media sosial yang mendukung Nupur Sharma, politikus dan juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP), yang ucapannya dianggap menghina Nabi.

Ucapan kontroversial Sharma itu disampaikan dalam acara debat televisi pada Mei lalu dan memicu kemarahan umat Muslim tidak hanya di India, tapi juga di berbagai negara. Bahkan negara-negara mayoritas Muslim melayangkan protes kepada India terkait ucapan Sharma.

Wakil Komisioner Kepolisian Amravati, Vikram Sali, menuturkan kepada wartawan setempat bahwa pembunuhan Kolhe berkaitan dengan postingan yang dibagikannya via grup WhatsApp, yang isinya mendukung Sharma yang sudah dipecat dari BJP yang menaungi Perdana Menteri (PM) Narendra Modi.

Kepolisian Amravati dalam pernyataannya juga mengumumkan penangkapan dalang utama di balik pembunuhan Kolhe pada Sabtu (2/7/2022) malam waktu setempat. Dalang utama yang diidentifikasi bernama Irfan Khan (32) itu menjadi tersangka ketujuh yang ditangkap polisi dalam kasus ini.

Menurut Kepala Kepolisian Amravati, Dr Aarti Singh, sosok Khan diduga sebagai dalang utama yang merencanakan konspirasi untuk membunuh Kolhe (54) yang memiliki sebuah toko obat di Amravati. Kolhe ditikam hingga tewas pada 21 Juni lalu, sekitar pukul 22.30 malam, di dekat Ghantaghar, Amravati.

Selain Khan, enam tersangka lainnya yang telah ditangkap diidentifikasi sebagai Mudassar Ahmed alias Sonu Raza Sheikh Ibrahim (22), Shahrukh Pathan alias Badshasha Hidayat Khan (25), Abdul Taufik alias Nanu Sheikh Taslim (24), Shoeb Khan alias Bhurya Sabir Khan (22), Atib Rashid Aadil Rashid (22) dan Yusuf Khan Bahadur Khan (44).

Untuk Yusuf Khan, menurut media lokal OpIndia, diketahui merupakan teman Kolhe. Yusuf Khan yang berprofesi sebagai dokter hewan diketahui telah mengenal Kolhe selama bertahun-tahun sejak tahun 2016. Keduanya bahkan disebut sebagai teman baik, dengan Kolhe dilaporkan kerap membantu Yusuf Khan saat kesusahan.

Dituturkan juga oleh kepolisian bahwa para tersangka mengawasi gerak-gerik Kolhe selama tiga hari sebelum membunuhnya. Dua tersangka di antaranya ditangkap berdasarkan rekaman CCTV dan pisau yang digunakan dalam pembunuhan telah disita polisi.

Otoritas India menyatakan bahwa penyelidikan kasus pembunuhan Kolhe itu telah diserahkan kepada Badan Investigasi Nasional (NIA).

Pembunuhan Kolhe ini terjadi sepekan sebelum dua pria Muslim membunuh seorang pria Hindu bernama Kanhaiya Lal yang berprofesi sebagai penjahit di Udaipur, Rajasthan. Sama seperti Kolhe, Kanhaiya Lal juga dibunuh karena sempat memposting dukungan untuk Sharma via media sosial.

Dibutuhkan waktu selama nyaris dua pekan bagi kepolisian untuk mengakui secara resmi bahwa Kolhe dibunuh karena dukungannya pada Sharma. "Tersangka memberitahu kami bahwa mereka membunuhnya karena apa yang dia posting soal Nupur Sharma," ucap Sali dalam pernyataan dikutip media lokal DNA India.

Pemimpin BJP di distrik setempat, Tushar Bhartiya, pun mengecam penundaan dalam penyelidikan kasus ini. Dia menyatakan jika berita soal pembunuhan Kolhe meluas sejak awal, maka pembunuhan terhadap Kanhaiya Lal bisa saja dicegah.

Sumber: detik.com
Editor: Khairul





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat