Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Harga Bahan Pokok Tak Terkendali, Wagubri Tekankan Perlu Sinergi TPID Kendalikan Inflasi
Selasa, 14 Juni 2022 - 22:04:45 WIB
Wagubri Edy Natar Nasution buka high level meeting TPID se-Provinsi Riau, Selasa (14/6/2022).

SULUHRIAU, Pekanbaru- Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution mengatakan, upaya terpenting dalam melakukan pengendalian inflasi daerah, kuncinya adalah melakukan koordinasi yang baik di lintas sektoral.

Hal tersebut diungkapkan Wagubri, saat membuka high level meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Riau, Selasa (14/6/2022).

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu terakhir, sejumlah bahan pokok di Riau mengalami kenaikan harga yang tinggi.

Provinsi Riau, kata Wagub, pada Bulan Mei 2022 merupakan inflasi tertinggi ke empat se-Sumatera, yang terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sepuluh indeks pengeluaran dari tiga kota IHK di Provinsi Riau.

"Semua kota tersebut mengalami inflasi yaitu Kota Pekanbaru sebesar 0,73 persen, Kota Dumai sebesar 1,51 persen dan Tembilahan sebesar 0,95 persen," kata Wagub.

Selanjutnya, di beberapa komoditas, bahan kebutuhan pokok yang memberikan andil peningkatan harga pada Bulan Mei 2022 adalah bawang merah, daging ayam ras, telur ayam ras yang berpengaruh terhadap produk olahan dan dari bahan kebutuhan pokok tersebut.

Wagubri menambahkan, tekanan inflasi di Provinsi Riau dipengaruhi oleh dua faktor dominan, yang pertama adalah faktor yang bersifat fundamental yaitu pemulihan daya beli yang karena peningkatan income maupun karena pelonggaran aktivitas sosial ekonomi. Kedua adalah faktor peningkatan harga komoditas global yang bersifat lebih temporary.

"Sehingga kompleksnya aspek yang terkait dengan ketahanan pangan ini. Perlunya keterlibatan dan tanggung jawab banyak pihak agar ketersediaan pasok dan keterjangkauan harga dapat segera terwujud guna meningkatan kesejahteraan masyarakat," cakapnya lagi.

Wagubri menjelaskan, tekanan inflasi terhadap kenaikan harga bahan pangan tersebut harus diwaspadai dan dikelola. Sebab tekanan inflasi akan mempengaruhi daya beli masyarakat.

"Karena masih disadari bahwa terdapat kelompok masyarakat yang tidak mengalami peningkatan income atau tidak menikmati fenomena pemulihan ekonomi dan kelompok tersebut harus menanggung beban inflasi yang lebih tinggi," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, fenomena inflasi dilakukan dengan memetakan sumber - sumber tekanan inflasi untuk beberapa sumber tekanan yang bersifat domestik.

Sehingga TPID perlu melakukan langkah - langkah yang relevan untuk mengatasi kondisi tersebut sesuai dengan pelaksanaan tugas dari masing- masing OPD maupun instansi.

"Tekanan inflasi yang bersumber dari faktor eksternal dan penguatan daya beli masyarakat. TPID dapat melakukan pendekatan melalui langkah - langkah komunikasi efektif untuk menjaga tingkat permintaan agar tidak terjadi lonjakan yang semakin menekan inflasi terhadap komoditas tersebut," lanjutnya.

Untuk itu, diharapkan TPID dan satgas pangan untuk dapat melakukan pemantauan lapangan terkait distribusi maupun penjualan, kesesuaian harga dan ketersediaan pasokan khususnya untuk komoditas pangan yang berasal dari impor.

"Perlunya kita saling berkoordinasi guna dapat bersama menekan laju inflasi di daerah, agar harga stabil dan kebutuhan pokok pun terjaga," ucapnya.

Untuk itu, kata Wagubri, peran Pemda dalam menjaga ketahanan pangan daerah, dengan memastikan dan memantau ketersediaan pasokan kelancaran distribusi komunikasi yang efektif dan keterjangkauan harga sebelas bahan pangan di daerah.

"Dan perlunya melakukan sinergi kebijakan yang ditempuh Pemda dan TPID melalui implementasi berbagai inovasi program yang diarahkan untuk menjaga stabilitas pasokan dan kelancaran distribusi di tengah tingginya inflasi di Provinsi Riau," tukasnya.

Ia berharap kegiatan high level meeting TPID se-Provinsi Riau ini ada upaya bersama baik dari provinsi serta kabupaten kota untuk bersinergi mengendalikan inflasi di daerah. (rda,mcr)





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat