Kecelakaan Rombongan KSAD Dudung di Merauke, 2 Tewas, 3 Selamat, Kadispenad: Murni Kecelakaan Tungga
Rabu, 13 April 2022 - 01:08:09 WIB
SULUHRIAU- Kecelakaan mobil rombongan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman di Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (12/4) menyebabkan dua orang meninggal dunia dan tiga lainnya selamat.
Dua orang yang tewas yakni anggota TNI Letda Cpm I Kadek Suhardiyana dan wartawan Metro TV Roy Darsono.
Wartawan Metro TV Tewas dalam Kecelakaan Rombongan KSAD di Papua
Dokter Spesialis Bedah RS Bunda Pengharapan Merauke Willy Muljono menjelaskan salah satu mobil rombongan Dudung itu diisi lima orang, dua adalah anggota TNI dan tiga lainnya warga sipil.
"Jadi satu meninggal dunia perjalanan ke rumah sakit, yang TNI 25 tahun. Saat kita terima di RS sudah meninggal dunia," kata Willy kepada CNNIndonesia.com, Selasa (12/4/2022).
Willy menyebut Roy meninggal saat menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Tulang tengkorak Roy dilaporkan retak sehingga menyebabkan pendarahan.
Sementara tiga korban selamat, kata Willy, tak mengalami luka serius. Seorang anggota TNI dan satu wartawan menjalani rawat inap di rumah sakit berbeda.
"Yang satu bahkan tidak masuk RS, tidak terdaftar sebagai pasien, dia habis datang terus dia pulang ke rumah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna membenarkan informasi yang menyampaikan terjadinya kecelakaan mobil TNI bertepatan dengan kunjungan Kasad meninjau prajurit di Satgas Yonif 123/RW di Sota, Merauke.
“Murni kecelakaan tunggal dimana kendaraan yang digunakan berada di luar rombongan utama Kasad,†jelas Tatang dalam rilis tertulisnya di Jakarta, Selasa 12 April 2022.
Lebih lanjut Tatang menyampaikan bahwa akibat Kecelakaan tersebut, satu orang anggota TNI a.n. Letda Cpm I Kadek Suhardiyana meninggal dunia, serta tiga orang awak media mengalami luka-luka. Saat ini para korban sudah di evakuasi ke Rumah Sakit Angkatan Laut, Merauke.
“Peristiwa kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan, namun dugaan sementara pengemudi mengantuk sehingga keluar dari badan jalan, dan pada saat mencoba kembali ke badan jalan mobil tersebut hilang keseimbangan dan terguling,†tutup Tatang. [CNNIndonesia.com, rls]
Komentar Anda :