Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nusantara
Alasan Para Gubernur Bawa 1 Liter Air dari Daerah di Kemah IKN Jokowi
Sabtu, 12 Maret 2022 - 21:30:31 WIB
Titik nol IKN Nusantara yang jadi lokasi kemah Jokowi dan para kepala daerah. (Foto: ANTARA)

SULUHRIAU- Kegiatan kemah yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama para Gubernur se-Indonesia di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, akan diwarnai berbagai ritual adat yang melibatkan air.

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengungkapkan selain ritual, para gubernur, termasuk dirinya wajib memakai pakaian adat daerah masing-masing.

Selain itu beberapa gubernur tersebut juga akan membawa air dari daerahnya masing-masing. Air tersebut digunakan untuk prosesi adat dengan tema Kendi Nusantara.

"Para gubernur akan membawa satu liter air yang berasal dari daerah masing-masing," ungkap Isran dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com pada Jumat (11/3/2022).

Berdasar informasi yang dihimpun, air tersebut akan dipakai dalam ritual adat di IKN nanti. Prosesi tersebut diyakini mengandung makna filosofis agar selalu mengingat asal-muasal nenek moyang dan mempertahankan kearifan leluhur yang sudah ada.

Sejauh ini, ada tujuh provinsi yang mengonfirmasi soal air itu. Yakni, Kalimantan Timur, Kalbar, Kalsel, Kalteng, Kaltara, Bengkulu, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dari Kaltim kami memilih air dari tanah Kutai Lama," ungkap Kepala Biro Adpim Setprov Kalimantan Timur Ivan Syafranudin yang dikonfirmasi terpisah.

Pengambilan air di Kutai Lama juga punya alasan tersendiri. Dalam catatan sejarah Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Lama merupakan pusat Kerajaan Kukar mula-mula selama 4 abad. Terhitung sejak tahun 1300 sebelum berpindah ke Jembayan dan terakhir di Tenggarong.

"Kutai Lama merupakan tonggak awal berdirinya Kerajaan Kutai Kartanegara yang didirikan oleh Batara Agung Dewa Sakti pada sekitar Abad ke-14," papar Ivan.

"Biasanya untuk mengambil air ini dilengkapi dengan beras wija kuning, wijen hitam yang dicampur dupa, air tepong tawar dan lain-lain. Namun untuk giat IKN bisa disederhanakan tapi mengurangi maknanya," sambungnya.

Sedangkan, Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT) juga mengumpulkan tanah dan air dari tujuh pulau di NTT. Penyerahan tanah dan air yang dilakukan para bupati dan para tokoh masyarakat di NTT itu diawali dengan acara ritual adat dari masing-masing daerah kepada Gubernur Viktor Laiskodat di Kupang, Jumat (11/3).

"Tanah dan air dari daerah Flobamora ini bisa wujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Gubernur Viktor Laiskodat dikutip dari Antara.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan berkemah di titik nol IKN Nusantara pada 13-15 Maret 2022. Jokowi akan didampingi sejumlah pejabat pemerintah pusat dan seluruh gubernur se-Indonesia.

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Khairul





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat