Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Politik
Apa Plus Minus Duet Puan Maharani- Andika Perkasa di Pilpres 2024
Sabtu, 12 Februari 2022 - 10:36:08 WIB
Puan Maharani dan Andika Perkasa (sindo)

SULUHRIAU- Spekulasi mengenai pasangan capres - cawapres 2024 bermunculan, salah satunya duet Puan Maharani-Andika Perkasa.

Keduanya memiliki jabatan penting saat ini. Puan Maharani saat ini menjabat sebagai ketua DPR RI, sedangkan Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

Puan yang merupakan putri dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri ini pernah menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Di PDIP, Puan Maharani menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan. Keduanya juga beberapa kali masuk survei. Di survei lembaga Riset Independen INDex Indonesia selama Agustus 2021 misalnya, Puan Maharani masuk lima besar tokoh populer yang dinilai berpotensi sebagai capres 2024.

Tingkat popularitas Puan Maharani di survei tersebut sebesar 88,9%. Selain itu, Puan juga masuk lima besar berpotensi mendapatkan dukungan untuk menjadi capres di Pilpres 2024 di survei Populi Center yang dilakukan pada 1 - 9 Desember 2021.

Di survei Populi Center itu, Puan Maharani mendapatkan persentase dukungan masyarakat sebesar 17,5%. Nama Puan dan Andika juga masuk dalam survei lembaga KedaiKOPI yang dilakukan pada 17 - 24 Januari 2022 dengan 1201 responden secara wawancara tatap muka. Di survei KedaiKOPI itu, tingkat popularitas Puan Maharani sebesar 69,4.

Sedangkan di klaster TNI atau Polri, sebanyak 25,6 persen responden memilih Andika Perkasa sebagai capres.

Nama Andika juga muncul dalam survei lembaga Politika Research and Consulting (PRC) yang dilakukan pada 8 Oktober - 4 November 2021 dengan total responden sebanyak 1.220 orang yang tersebar di 34 provinsi.

Elektabilitas Andika Perkasa di survei PRC itu yakni 0,7%. Deklarasi mendukung kedua tokoh itu juga sudah bermunculan. Puan Maharani misalnya, dideklarasikan oleh Relawan Puan Maharani for Presiden 2024 atau RPM 2024 dan Generasi Muda Pejuang Nusantara atau Gema Puan.

Sedangkan Andika didorong oleh sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Barisan Rakyat Andika Presiden Indonesia (BARA API).

BARA API melakukan deklarasi mendukung Andika menjadi presiden 2024-2029 di depan Halaman Tugu Proklamasi, Jakarta, Rabu 2 Februari 2022.

Lalu bagaimana peluang duet Puan Maharani – Andika Perkasa?

Apa saja plus minus duet Puan Maharani - Andika Perkasa? “Duet Puan-Andika bisa saja terjadi jika ada parpol besar yang beminat melamar Andika. Namun saya melihat kalkulasi politik saat ini, belum terlihat akan ada kejutan sepeti itu. Tetapi bukan tidak mungkin,” kata Pengamat politik dan Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab, Kamis (10/2/2022).

Namun, menurut dia, jika duet Puan-Andika terjadi, maka akan ada perubahan konstalasi besar. Dia mengatakan, Partai Gerindra kemungkinan akan membentuk poros sendiri atau bergabung dengan poros lain karena selama ini PDIP dan Gerindra sudah terjalin komunikasi yang baik. “Jika Puan-Andika, sentimen sipil-militer akan kentara, Puan bisa menjadi representasi pemilih perempuan dan milenial bahkan kaum ibu.

Sementara Andika akan lebih bergeser pada sentimen tegas dan berwibawa,” ungkapnya.

 Minusnya, kata Fadhli, petinggi militer kerapkali tersandung kasus masa lalu. “Dan itu akan menjadi senjata empuk pihak lawan,” pungkasnya. Pendapat berbeda disampaikan oleh Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin. Menurut Ujang, peluang duet Puan - Andika di Pilpres 2024 agak berat. Karena, kata Ujang, elektabilitas Puan dan Andika rendah, sehingga sulit untuk bisa menang.

“Plusnya Puan pemilik partai, sedangkan Andika Panglima TNI. Kekurangannya, elektabilitas keduanya masih rendah. Apalagi Andika akan pensiun di tahun ini. Jadi secara politik akan melemah,” pungkasnya.

Jas Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah juga menilai lebih banyak hambatannya dibandingkan peluangnya. Dedi menilai Puan belum memiliki basis pendukung personal yang kuat, alias masih mengandalkan hibah suara PDIP.

“Sementara Andika Prakasa belum miliki keduanya, dukungan personal juga parpol, meskipun dari sisi kapasitas bisa saja Andika tokoh potensial karena dari latar belakang kepemimpinan di militer,” kata Dedi.

Namun, menurut Dedi, politik elektoral tidak cukup hanya modal kapasitas. Dia mengatakan bahwa jauh lebih penting soal peluang dipilih, baik oleh koalisi pengusung maupun publik.

“Puan sampai hari ini masih lebih mungkin bursa cawapres, meskipun PDIP punya hak mencalonkan sebagai capres. Demikian dengan Andika yang masih lebih mungkin sebagai cawapres, tetapi harus melalui dukungan parpol,” pungkas Dedi.

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno mengatakan bahwa politik itu soal kemungkinan, tergantung bagaimana PDIP sebagai partai penguasa dan pemenang pemilu mengajukan pasangan nantinya. “Kalau mau ideal tentu PDIP usung Ganjar sebagai capres.

Jika muncul isu Puan-Andika tentu ini wacana baru yang tak pernah dibicarakan publik sebelumnya,” kata Adi Prayitno. Selain itu, kata Adi, di simulasi survei belakangan ini juga belum ada yang melakukannya.

“Tapi yang jelas, kalau capres dan cawapres yang elektabilitasnya rendah diusung maju agak berat perjuangannya,” katanya. Dia menambahkan, Puan atau Andika juga tak terlalu muncul di radar survei.

“Sepertinya Andika terlihat keberatan kalau posisinya sebagai Panglima TNI dikaitkan dengan pilpres,” pungkasnya. Lihat Juga: Publik Diyakini Paham Baliho Puan Maharani untuk Pilpres 2024. (Sindonews.com)

Editor: Khairul



 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat