Rabu, 30 September 2026 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
 
 
☰ Pemprov Riau
Pemrov Riau Putuskan 7 Kontrak, Sekda Sentil Pokja Tak Teliti Menentukan Kontraktor dari Luar
Minggu, 02 Januari 2022 - 20:26:58 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Sepanjang tahun 2021, Pemerintah Provinsi Riau telah memutuskan sebanyak 7 kegiatan pembangunan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah.

Selain pemutusan kontrak, 12 kegiatan juga tidak selesai dibangun dan akan dilanjutkan pada tahun 2022, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Beberapa proyek besar yang tidak selesai dikerjakan diantaranya, pembangunan Quran Centre di Purna MTQ Riau, pembangunan gedung Makorem 031/WB Jalan Patimura, pembangunan gedung Riau Creatif di Jalan Arifin Achmad, dan pembangunan Masjid Raya Riau, di Jalan Palas, Rumbai.

“Untuk tahun anggaran 2021 ada 7 kegiatan yang putus kontrak, dan 12 kegiatan dimunculkan di tahun 2022, dan ini terdiri dari berbagai OPD.

Pertama permasalahannya adalah, keterlambatan dalam proses lelang, salah satunya di Dinas PUPR PKPP,” ujar Sekdaprov Riau, SF Hariyanto, saat menyampaikan refleksi akhir tahun 2021, dan awal pembangunan tahun 2022, Sabtu (1/1/2022), yang juga dihadiri Gubernur Riau, Syamsuar, dan Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution.

“Yang keduanya adalah sering berulangnya gagal kontrak, lelang ulang itu tahun 2020 ada 45 terulang, tahun 2021 ada 101. Jadi penyebabnya, cari pemenangnya, salah, ulang lagi. Inilah salah satunya. Artinya, pada saat lelang anggaran jasa terlambat proses lelang. Apa yang dilakukan oleh pokja tanpa dilakukan penelitian pada satu OPD ditolak dan tidak cocok,” kata Sekda.

Ditegaskan Sekda, dalam penentuan proyek pembangunan di Provinsi Riau. Pihak yang melakukan pemeriksaan administrasi lelang dalam hal ini LPSE. Tidak melihat secara detail kontraktor yang memasukkan lelang. Ada beberapa kontraktor menang lelang dari provinsi lain, namun pengerjaanya berjarak 300 kilometer dari Kabupaten Pelalawan.

“Contohnya apa, ada kegiatan-kegiatan seperti di Teluk Meranti itu kerjaannya di Pelalawan, tapi pengerjanya kontraktor dari Jambi, ini jaraknya 300 kilometer, pantaskah dia menang. Apakah wajar, dari sinilah sering terjadi menunjuk pemenang tanpa melihat situasi dan peralatan yang ada,” tegas Sekda.

Sementara itu, untuk pembangunan empat proyek besar di Kota Pekanbaru, Sekda menjelaskan pembangunan sesuai kontrak pada tahun 2021 mencapai angka di atas 80 persen. Sedangkan untuk pembangunan fisik untuk tiga proyek tersebut, ada yang di atas 40 persen dan ada yang di atas 70 persen. Dan pembangunannya dilanjutkan pada tahun 2022 ini.

Untuk pembangunan penataan gedung Makorem 031/WB Pekanbaru 83 persen, Masjid Raya Provinsi Riau 95 persen, Quran Centre 87 persen, Riau Creative Hub 95,55 persen.

“Untuk Quran Centre datanya tadi 87 persen, itu benar terhadap kontrak karena anggarannya, terhadap fisik yang dikerjakan baru 40 persen, ini anggarannya dicicil kalau anggarannya ada, progresnya sesuai dengan kontrak. Begitu juga dengan gedung ekonomi kreatif progresnya 95 persen namun terhadap gedung baru 70 persen jadi jangan dilihat di lapangannya, ini terhadap kontrak,” ungkap Sekda.

Untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kota, Pemprov Riau mengakui ada beberapa pembangunan jembatan yang belum diselesaikan secara utuh. Dimana ada beberapa jembatan yang pembangunannya mangkrak, dan rencanakan pada tahun 2022 ini Pemprov akan membangun jembatan yang mangkrak.

“Jadi begitu juga dengan jembatan, tahun ini baru 2 biji, kita sudah merencanakan semua jembatan-jembatan kita selesaikan. Memang ada jembatan mangkrak di Rohul, ada 5 buah mangkrak, di Kampar ada 4 buah mangkrak, di Inhil juga, ini kita sudah minta dilakukan audit kita minta oleh BPKP. Nanti kita buka 9 buah jembatan mangkrak ini kita harapkan 2022 akan kita alokasikan semoga selesai,” pungkasnya. (src)





 
Berita Lainnya :
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    02 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    03 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    04 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    05 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    06 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    07 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    08 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    09 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    10 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    11 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    12 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    13 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    14 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    15 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    16 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    17 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    18 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    19 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    20 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    21 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    22 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat