Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Politik
Baidowi: Gaji-Tunjangan DPR Itu Kisaran Rp60 Jutaan, Dana Reses Beda
Selasa, 14 September 2021 - 21:14:43 WIB
Anggota DPR RI dari Fraksi PPP Achmad Baidowi.

SULUHRIAU- Anggota DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi, turut menyoroti hebohnya gaji wakil rakyat di Senayan yang dianggap mencapai ratusan juta rupiah. Hal ini karena diawali pengakuan anggota DPR Fraksi PDIP Krisdayanti soal besaran gaji yang diterimanya.

Menurut politikus yang akrab disapa Awiek ini, gaji DPR tidak sampai ratusan juta. Dia mengatakan gaji DPR berada di kisaran angka Rp60 juta. Ia bilang maksud gaji  adalah nominal yang digunakan untuk keperluan pribadi dan keluarga.

"Wah, bukan gaji kali. Kalau gaji itu untuk pribadi dan keluarga. Biar tidak salah paham. Gaji dan tunjangan DPR itu kisaran Rp60 jutaan," kata Awiek kepada wartawan, Selasa, 14 September 2021

Menurut dia, mungkin sebagian publik menggap dana reses yang disampaikan Krisdayanti sebagai gaji Anggota DPR. Dia bilang antara dana reses dan gaji berbeda.

Awiek menjelaskan dana reses sebesar Rp450 juta itu disalurkan anggota DPR ke masyarakat di daerah pemilihannya.

"Kalau dana reses dan kunjungan dapil itu untuk konstituen/masyarakat bukan untuk pribadi. Yang penyalurannya diberikan kepada masyarakat. Seperti penyaluran sembako, bantuan ke masyarakat, ambulans, pengobatan, beasiswa, anak yatim," jelas Awiek

Menurut dia, seluruh dana yang sifatnya untuk menyerap aspirasi dan kunjungan dapil akan dilaporkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Maka itu, tak tepat bila disebut sebagai gaji. Dia mengatakan lagi bahwa gaji DPR hanya berkisar Rp60 juta dan tidak sampai ratusan juta.

"Kegiatan itu (reses dan kunjungan dapil) ada pelaporannya yang selalu diaudit BPK sehingga tidak bisa disebut gaji ratusan juta," ujarnya.

Sebelumnya, Anggota DPR Fraksi PDIP Krisdayanti, bicara blak-blakan mengenai gajinya sebagai Anggota DPR. Perempuan yang akrab disapa KD itu bicara dalam akun Youtube politikus Akbar Faizal yang juga pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI periode 2014-2019.

KD mengaku sebagai anggota dewan, dia menerima gaji dan tunjangan. Gaji tersebut terdiri dari gaji pokok yang diterima pada tanggal 1 setiap bulannya. Lalu, tunjangan setiap tanggal 5.

"Setiap tanggal 1 Rp16 juta ya. Terus setiap tanggal 5, Rp59 juta kalau nggak salah. Ya udah itu aja," kata KD dikutip pada Selasa, 14 September 2021.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat