Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Pesawat AS Terakhir Tinggalkan Afghanistan Usai Perang 2 Dekade, Taliban: Kita Merdeka Penuh
Selasa, 31 Agustus 2021 - 07:27:32 WIB
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid (Foto: Reuters)

SULUHRIAU - Amerika Serikat (AS) telah menyelesaikan misi evakuasinya pada 31 Agustus. Hari ini pun menjadi hari yang ditunggu-tunggu Taliban. Taliban sekarang akan menguasai bandara Kabul.

Kepergian pasukan AS itu terjadi hampir tepat 20 tahun setelah AS dan pasukan sekutu menginvasi Afghanistan.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan tentara Amerika meninggalkan bandara Kabul dan bangsanya mendapatkan kemerdekaan penuh.

Taliban mengkonfirmasi telah menguasai bandara di ibukota Afghanistan dan tembakan terdengar di sekitar kota tak lama setelah konfirmasi penarikan AS.

Sebelumnya pejabat AS mengkonfirmasi Pesawat evakuasi terakhir AS meninggalkan Afghanistan pada Senin (30/8), Ini menandai keberangkatan terakhir pasukannya dari negara itu setelah hampir 20 tahun perang. Pesawat terakhir lepas landas satu menit sebelum tengah malam di Kabul.

"Saya di sini untuk mengumumkan selesainya penarikan kami dari Afghanistan, dan berakhirnya misi militer untuk mengevakuasi warga Amerika," kata Komandan Pusat Jenderal Frank McKenzie.

McKenzie mengatakan pesawat militer AS dan koalisi telah mengevakuasi lebih dari 120.000 warga sipil selama dua minggu pengangkutan udara yang disebabkan oleh perebutan kekuasaan Taliban.

"Kami tidak mengeluarkan semua orang yang kami inginkan,” tambahnya.

Sebelumnya Presiden AS Joe Biden, yang menetapkan tanggal keberangkatan 31 Agustus, mengatakan dalam sebuah pernyataan jika keputusan itu akan dilakukan.

“Itu adalah rekomendasi bulat dari Kepala Gabungan dan semua komandan kami di lapangan untuk mengakhiri misi pengangkutan udara kami seperti yang direncanakan. Pandangan mereka adalah bahwa mengakhiri misi militer kami adalah cara terbaik untuk melindungi kehidupan pasukan kami, dan mengamankan prospek keberangkatan warga sipil bagi mereka yang ingin meninggalkan Afghanistan dalam beberapa minggu dan bulan ke depan,” terangnya.

Biden, yang mengatakan akan berpidato di depan rakyatnya tentang penarikan pasukan pada Selasa (31/8/2021) sore, mengatakan Taliban yang sekarang memerintah Afghanistan telah membuat komitmen pada perjalanan yang aman dan dunia akan memegang komitmen mereka.

Namun langkah ini menuai banyak pro dan kontra dari beberapa politisi. Bahkan ketika langkah evakuasi dan penarikan meningkat dalam beberapa pekan terakhir, bipartisan anggota parlemen AS dan sekutu mendesak Biden untuk menunda tenggat waktu akhir Agustus, dengan mengatakan lebih banyak waktu diperlukan untuk membantu warga Amerika dan warga Afghanistan yang ingin keluar dari AS.

Sumber: okezone.com
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat