Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Politik
Ribut-ribut PAN dan PSI di Koalisi Jokowi: Sebutan Junior dan Tudingan Benalu
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 08:21:35 WIB
Sejumlah sekjen parpol pendukung Jokowi berkumpul di Jakarta, termasuk politikus PSI Raja Juli Antoni. (CNN indonesia)

SULUHRIAU- Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nanang Priyo Utomo melabeli Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai anggota 'Junior' di koalisi pemerintahan Jokowi.

Hal itu ia katakan merespons pernyataan Juru Bicara PAN, Rizki Aljupri, yang meminta PSI tak menjadi benalu di pemerintahan Jokowi.

Nanang lantas meminta PAN mengecek kepada partai koalisi 'senior' Jokowi lainnya terkait penilaian PSI menjadi benalu di pemerintahan Jokowi.

"Silakan saja cek ke Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf. Apa selama sekitar 2 tahun ini PSI menjadi benalu? Berpotensi jadi benalu pun tidak. Silakan kawan-kawan PAN sebagai anggota "koalisi junior" cek ke partai-partai "koalisi senior" lain," kata Nanang dilansir  CNNIndonesia.com, Sabtu, (28/8/2021).

Nanang mengklaim bahwa PSI berstatus sebagai partai yang konsisten mendukung Jokowi sejak awal Pilpres. Karenanya, ia mengklaim tidak akan pernah menjadi benalu di pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Sekretaris Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni, sekedar mengingatkan saja kepada sejarah dan fakta politik bahwa PAN pernah bermain politik dua kaki," kata Nanang.

Nanang lantas mengingatkan agar PAN jangan mengkhianati Jokowi kembali untuk kedua kalinya ketika sudah bergabung di koalisi.

PAN Minta PSI Jangan Jadi Benalu di Koalisi Jokowi Diketahui, PAN sempat bergabung ke koalisi pemerintahan Jokowi pada September 2015.

Namun, PAN memutuskan keluar koalisi ditandai dengan mundurnya kader PAN Asman Abnur sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) pada Agustus 2018.

"Sekali lagi PSI mengucapkan "ahlan wa sahlan", selamat datang dan bergabung, kawan-kawan PAN. Sebagai kawan yang baik PSI hanya sekedar mengingatkan PAN: jangan pernah khianati Jokowi lagi," kata dia.

Aksi saling tuding antara PAN dan PSI terjadi usai politikus PSI, Raja Juli Antoni meminta PAN berhenti bermain dua kaki bila ingin masuk koalisi parpol pendukung Jokowi. Hal itu diungkapkan Antoni usai melihat PAN menghadiri pertemuan bersama parpol koalisi Jokowi lainnya di Istana Negara.

Melihat tudingan itu, PAN menegaskan tak pernah bermain dua kaki dan meminta PSI tak jadi benalu di pemerintahan Jokowi.

PAN menyinggung Asman Abnur yang langsung mundur dari jabatan sebagai Menpan RB setelah PAN resmi memberikan dukungan kepada pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di pertengahan 2018. (CNNIndonesia.com)
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat