Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nusantara
Keluarga Tolak Jenazah Bupati Ini Dimakamkan dengan Prokes Covid-19
Senin, 02 Agustus 2021 - 10:27:45 WIB
Bupati Seram Bagian Barat (SBB) M. Yasin Payapo [Foto: viva.co.id]

SULUHRIAU- Pihak keluarga Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Muhammad Yasin Payapo menolak jenazah Yasin dimakamkan dengan protokol COVID-19. Padahal, RSUP dr. Johanis Leimena Ambon menyatakan Bupati Seram Bagian Yasin Payapo meninggal dunia setelah sempat dirawat karena positif COVID-19.

Satgas COVID-19 Maluku telah melakukan beberapa kali komunikasi dengan pihak keluarga agar jenazah Yasin Payapo dimakamkan sesuai prokes seperti jenazah COVID-19 pada umumnya. Sayangnya, upaya satgas itu gagal.

"Tadi kita sudah ketemu di rumah duka dengan Sekda SBB dan pihak keluarga. Sekda SBB yang lakukan pendekatan, tapi keluarga sangat tidak mau untuk dilakukan pemakaman sesuai protokol Covid," kata ekretaris Satgas COVID-19 Provinsi Maluku, Hendri Far-far saat dikonfirmasi, Senin,

Henri mengatakan alasan keluarga tidak mau memakamkan jenazah almarhum Yasin secara protokol COVID-19 dikarenakan almarhum meninggal di rumah meskipun hasil Rapid Antigennya positif COVID-19.

"Lalu kemudian kita bicara dengan keluarga sama-sama dengan Sekda SBB, pada prinsipnya keluarga menolak dengan keras dan tidak mau secara protokol COVID termasuk untuk proses pemulasaran jenazah," ujar Henri.

Padahal, lanjut Kepala BPBD Provinsi Maluku ini, perwakilan Tim Satgas tadi telah menjelaskan berbagai hal seputar penanganan jenazah pasien COVID-19, namun pihak keluarga Bupati SBB tetap menolak. Bahkan pemulasaran jenazah almarhum secara protokol COVID-19 juga ditolak pihak keluarga.

"Kita sudah menjelaskan beliau meninggal berdasarkan hasil rumah sakit itu positif walaupun dibawa pulang ke rumah baru meninggal. Tapi menolak dengan keras termasuk pemulasaran jenazah secara protokol COVID juga ditolak," sambungnya.

Alhasil karena tak lagi bisa negosiasi, Satgas pun, kata Far Far, mengambil jalan tengah agar tidak terlibat konflik dengan keluarga maupun massa yang berada di rumah duka.

"Kita tidak mungkin memaksakan apa yang harus dilakukan berdasarkan aturan (ketentuan COVID) karena itu (jika tidak ditangani secara protokol COVID) bisa sangat berbahaya," ungkapnya.

Karena tak lagi bisa dinegosiasi, kata Far Far, Satgas hanya bisa mengingatkan pihak keluarga untuk betul-betul proteksi diri dan juga menjaga agar warga maupun kerabat yang melayat juga memproteksi diri agar tidak menajdi klaster baru penyebaran COVID-19.

"Oleh sebab keluarga sudah berkeinginan seperti itu dengan menolak keras, kita hanya bisa memberikan pesan dan harapan bahwa keluarga harus betul-betul proteksi diri dalam melayani beliau (almarhum) dan juga orang yang datang nelayat sehingga tidak timbulkan klaster baru di lingkungan situ. Itu jalan tengah yang diambil," tegasnya.

Rencananya jenazah Bupati Seram Bagian Barat Yasin Payapo akan dimakamkan Senin siang ini di kawasan tempat pemakaman umum (TPU) Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Sirimau, Kota Ambon.

Bupati Seram Bagian Barat, M. Yasin Payapo meninggal dunia sekitar pukul 12.30 WIT, Minggu 1 Agustus 2021. Yasin meninggal dunia di rumahnya saat melakukan isoman, tapi sebelumnya sempat dirawat di RSUP Ambon karena COVID-19.

Direktur Utama, RSUP dr. Leimena Ambon, dr. Munthe dalam keterangan persnya, di RSUP, Minggu, menjelaskan, Bupati Yasin Payapo dirawat di RSUP dr. Johanis Leimena Ambon, sejak Sabtu, 31 Juli 2021, sekira pukul 18.00 WIT.
 
Selanjutnya kata Munthe, sesuai aturan protokol kesehatan, dilakukan tes rapid antigen, dan hasilnya positif COVID-19. Pada hari yang sama, Bupati kemudian dipindahkan di ruang perawatan khusus COVID-19.

Saat di ruang perawatan, pihak RS juga telah melakukan tindakan medis. Bahkan sampai pemasangan kateter. Karena pasien sering buang air kecil akibat obat darah tinggi yang dikonsumsinya dari dokter pribadi.
 
Namun melihat kondisi Bupati semakin membaik dan atas permintaan pihak keluarga, kemudian dipulangkan, untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya pada Minggu, 1 Agustus 2021, sekitar pukul 8.30. Hingga akhirnya terdengar kabar soal meninggal dunia.

"Saat itu, dokter penanggungjawab pasien, dokter spesialis paru, melihat kondisi pasien saat itu layak untuk isolasi mandiri, apalagi didampingi putrinya yang juga seorang dokter. Maka pasien atas permintaan sendiri meminta untuk pulang. Saat pulang dalam kondisi layak untuk pulang," tuturnya.

Menurut Dirut RSUP Leimena ini, almarhum terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksan Rapid Tes Antigen. "Almarhum masuk dengan  keluhan umum yakni batuk, sesak nafas, dan demam. Selain itu berdasarkan hasil laboratorium, paru-paru almarhum juga ada infkesi," paparnya.

Sumber: Viva.co.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat