Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Terdampak PPKM Level 4, Driver Taksi Online di Pekanbaru 'Angkat Bendera Putiih'
Sabtu, 31 Juli 2021 - 14:31:12 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU, Pekanbaru-  Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Pekanbaru dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat.

Seperti dirasakan driver teksi online. Kalau di Jakarta, pedagang Pasar Tanah Abang angkat bendera putih, di Pekanbaru driver teksi online.

Bagaimana tidak, seminggu terakhir PPKM level 4, membuat di ibukota Provinsi Riau ini,  jalan-jalan protokol di Pekanbaru ditutup sehingga taksi online yang membawa penumpang tidak bisa lewat.

Hal tersebut diungkapkan salah satu driver taksi online, Khozim Mahfud, Sabtu (31/7/2021).

Dikatakan pria yang biasa disapa Cak Khozim tersebut, jika selama PPKM Mikro di Pekanbaru penyekatan hanya dilakukan pada malam hari kini sejak PPKM Level 4 penyekatan jalan oleh petugas dilakukan pada siang hari.

"Dengan penyekatan ini tentu kita taksi online tidak bisa lewat membawa penumpang karena ada penyekatan di mana-mana," kata Ketua Koperasi Mitra Tenayan Bertuah (MTB) yang menaungi sejumlah driver online di Pekanbaru tersebut.

Diakui Cak Khozim, penyekatan selama PPKM di Pekanbaru membuat driver taksi online 'putus asa'. Sebab sebagian besar mobil yang digunakan sebagai taksi masih belum lunas.

"Sebagian besar taksi belum lunas dan driver harus bekerja keras mencari uang cicilan mobil. Tapi jika seperti sekarang ini tidak bisa menarik dan membawa penumpang maka kita kesulitan membayar cicilan," jelasnya.

Ia menyebut jika kondisi penyekatan ini berlangsung lebih lama lagi maka akan semakin banyak mitra driver yang 'angkat bendera putih'.

"Harus diakui kalau sekarang sudah banyak mitra driver taksi online yang angkat bendera putih, mereka menyerah karena tidak bisa membawa penumpang, sementara cicilan mobil harus tetap dibayar," katanya.

Oleh sebab itu Khozim berharap pemerintah melonggarkan kebijakan terutama penyekatan jalan.

"Kita bukan tidak mendukung kebijakan pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19, namun kita berharap ada kebijakan yang memberikan dukungan terhadap para driver taksi online," tutupnya dilansir dari cakaplah.

Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat