Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nusantara
Keluarga Anggota DPRD Minta Maaf soal Penembokan Rumah Tahfidz
Sabtu, 24 Juli 2021 - 16:37:40 WIB
Tembok yang menutup pintu belakang rumah penghafal Al-Qur'an (tahfidz) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya dibongkar. (Foto: dok. Istimewa/dtk)

SULUHHRIAU- Keluarga anggota DPRD Pangkep, Amiruddin, yang menembok rumah tahfiz di Makassar, meminta maaf.

Mereka mengakui ada kesalahpahaman dengan warga sekitar soal jalan fasilitas umum tidak diperjualbelikan.

"Saya katakan bahwa tindakan kami ini sangat tidak benar dan tidak manusiawi. Maka karena itu, lewat kesempatan ini tabe mohon dimaafkan, bahwa Haji Amiruddin sekeluarga mohon maaf, beribu ribu maaf, atas sifatnya atas kesalahpahaman ini," kata perwakilan keluarga Amiruddin, Ahmad Akbar, saat ditemui di lokasi, Sabtu (24/7/2021).

Ahmad Akbar selaku kakak Amiruddin juga mengucapkan terima kasih kepada Camat Panakkukang Thahir Rasyid, yang melakukan pendekatan yang baik kepada warga sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat dihindari. Dia menyambut baik pembongkaran tembok itu dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Dia juga bercerita bahwa penembokan rumah tahfiz itu terjadi karena adanya kesalahpahaman. Menurut dia, saat membeli rumah itu, dia mengira bahwa tanah yang berada di depan rumahnya adalah satu kesatuan.

"Walaupun sebenarnya menurut keterangan Pak Camat ini adalah jalanan tidak bisa diperjualbelikan, kami beli dari pemilik pertama, ternyata menurut aturan tidak boleh diperjualbelikan karena ini jalanan. Kami juga baru paham," ungkapnya.

Selain itu, Akbar membantah isu soal penembokan rumah Tahfiz ini lantaran keluarganya tidak senang mendengar suara ribut anak-anak yang sedang mengaji yang berada tepat samping rumah Amiruddin.

"Tidak. Tidak ada sebenarnya, tidak mengerti, tidak paham bahwa ada suara mengaji. Kami ini orang Islam, kami semua haji, kami justru berniat untuk membantu kasihan, bagaimana ini perguruan ini, hafiz ini bisa berkembang, bisa maju, sukses seperti hafiz yang lain," kata dia.

"Saya minta maaf dan pemberitaan di koran itu sama sekali tidak benar. Kami sama sekali tidak keberatan (dengar suara mengaji hafidz), (tidak) merasa tersinggung, dan tidak merasa terganggu dengan suara hafiz sedang mengaji," imbuhnya.

Amiruddin Buka Suara

Anggota DPRD Pangkep F-PAN, Amiruddin, membantah menutup rumah tahfidz karena kesal mendengar ribut anak-anak mengaji.

"Kalau saya bisa bersumpah, kalau saya bisa bersumpah, bahwa semua kebaikan saya ya, iya karena saya terus terang, saya tidak ini (risi). Saya punya, diri saya sudah empat kali naik ke Tanah Suci, anakku 4, istriku 1, kalau memang ada, ada bahasa keluar di bibir saya, saya tidak dapat di akhirat itu yang berisik (karena Al-Qur'an)," kata Amiruddin saat ditemui seusai pembongkaran tembok rumah.

Amiruddin mengatakan tak pernah risi mendengar suara mengaji. Penembokan dilakukan hanya karena kesalahpahaman lantaran anak-anak (santri) kerap bermain di depan rumahnya.

"Iya itu kan biasa (main) kan, kita kerja bakti biasa dia main-main di situ, itu saja anu (salah)-nya," terangnya.

Terkait penembokan di rumah penghafal Al-Qur'an, Amiruddin menyebut tak menutup akses jalan rumah tahfidz lantaran akses jalan berada di depan. Sedangkan pintu belakang jalan belakang dulunya disebut tak ada.

"Pengajian baru 3 tahun, ini jalan baru jalan 3 tahun. Ini kan bukan jalan akses, itu (santri) ada jalan di luar. Nanti ada akses itu setelah dibobol. Ini kan rumah menghadap ke depan, memang tertutup ini, tidak ada akses jalan," jelasnya.

Sumber: detik.com
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat