Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Matahari Department Store Akan Tutup 13 Gerai Tahun Ini, Apa Sebabnya?
Selasa, 27 April 2021 - 09:17:08 WIB
Foto: Int

SULUHRIAU- Manajemen perusahaan peretail PT Matahari Department Store Tbk. berencana menutup 13 gerai pada tahun ini.

Rencana penutupan belasan gerai itu termasuk dalam langkah pengawasan puluhan gerai yang dilakukan perseroan menghadapi tantangan perekonomian saat ini.

"Perseroan dengan cermat mengawasi 23 gerai dalam pemantauan, dan berencana untuk menutup 13 gerai tahun ini.

Sepuluh gerai dalam pemantauan lainnya masih terus ditinjau," seperti dikutip dari siaran pers perseroan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, pada Jumat, 23 April 2021.

Namun pada tahun ini Matahari juga akan membuka gerai baru. "Kami membuka satu gerai baru di Balikpapan (Kalimantan Timur) di April 2021," tulis manajemen.

Chief Financial Officer Matahari, Niraj Jain, mengatakan, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk pengendalian atas beban operasional dan belanja modal di masa sulit seperti sekarang. "Kami terus beroperasi dalam situasi makro yang menantang. Kami memastikan pengendalian yang ketat atas beban operasional dan belanja modal," tuturnya.

Niraj menjelaskan, perseroan telah mendapat dukungan dari pemilik mal dan pemasok. "Kami  telah memperpanjang fasilitas pinjaman bank senilai Rp 1 triliun dan mengakhiri triwulan 1 dengan saldo pinjaman bank sebesar Rp 480 miliar," ujarnya. Meski begitu, perseroan terus mengambil posisi konservatif dalam situasi dengan ketidakpastian yang tinggi.

Secara umum, hingga tiga bulan pertama tahun ini, kinerja keuangan emiten Matahari belum terlalu memuaskan. Berdasarkan laporan keuangan per Maret 2021, emiten dengan kode saham LPPF ini masih mencatatkan penurunan pendapatan bersih.

Pendapatan bersih LPPF turun 24,97 persen menjadi Rp 1,16 triliun pada akhir kuartal I tahun 2021 ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 1,54 triliun.

Adapun, pendapatan eceran turun 24,09 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp 741,4 miliar, penjualan konsinyasi-bersih terkontraksi 22,29 persen yoy menjadi Rp 416,01 miliar, dan pendapatan jasa anjlok 86,96 persen yoy menjadi Rp 4,83 miliar.

Sementara rugi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pun bertambah sebesar 1,49 persen menjadi Rp 95,35 miliar dari sebelumnya rugi Rp 93,95 miliar. Sementara itu, aset LPPF tercatat stabil pada level Rp6,31 triliun pada periode Januari - Maret 2021. Namun, ekuitas perseroan turun 26,43 persen yoy menjadi Rp 427,52 miliar sedangkan liabilitas naik 2,67 persen menjadi Rp 5,89 triliun.

Di akhir perdagangan kemarin, Senin, 26 April 2021, harga saham LPPF turun 6,87 persen ke level Rp 1.830. Kapitalisasi pasar Matahari Department Store mencapai Rp 4,81 triliun.

Sumber: tempo.co
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat