Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nusantara
Sering Diplonco, Murid Tusuk Guru Silatnya hingga Tewas
Senin, 01 Maret 2021 - 20:29:58 WIB
Polisi saat jumpa pers kasus pembunuhan guru silat (foto: Sindo)

SULUHRIAU - Seorang pria berinisial A, warga asal Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, tega membunuh guru silatnya lantaran dendam sering mendapat ploncoan.

Kasus itu terjadi pada 15 Januari 2021. Saat itu, korban bernama Ato atau Suparta warga terlibat cekcok dengan pelaku.

Pelaku yang kesal dan emosi mengingat perilaku gurunya pernah melakukan perploncoan, akhirnya mencabut pisau yang disimpan di pinggangnya. Kemudian, pisau itu ditusukan tepat di ulu hati korban sampai akhirnya tewas.

"Motif yang dilakukan kepada korban karena cekcok dan kekesalannya karena hubungan korban antar pelaku murid dan guru. Ia (korban) mengalami luka tusukan di ulu hati yang menyebabkan meninggal dunia," kata Kasatreskrim Serang Kota, AKP M. Nandar, Senin (1/3/2021).

Setalah membunuh korban, pelaku melarikan diri ke daerah Sekupang, Kepulauan Riau dengan modal nekat naik mobil. Pengalamannya sebagai sopir hafal dengan trayek, menuntunnya menyebrang pulau untuk menghilangkan jejak.

Namun, upaya itu sia-sia. Tim Reskrim Polres Serang Kota dengan mudah menangkapnya yang sedang tertidur lelap di sebuah masjid di Sekupang.

"Pelaku setelah melakukan aksinya melarikan diri ke arah Lampung. Selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Riau. Dari Riau menyebrang sampai ke Sekupang. Alhamdulilah tim kami, 28 Februari berhasil mengamankan pelaku di wilayah Sekupang. Pelaku tidur di Masjid tanpa perlawanan, pelaku bersikap kooperatip," ungkapnya.

Dari tangan pelaku, Polisi menyita barang bukti berupa pisau yang digunakan untuk menusuk gurunya. Saat ini, pelaku telah mendekap dibalik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Barang bukti yang diamankan sembilah pisau yang digunakan pelaku menusuk ulu hati dari pada korban. Pisau ini sengaja pelaku bawa di sisi pinggangnya. Pada saat kejadian pelaku cabut pisaunya. Kemudian sembilah kayu yang dipukul kepada korban yang berhasil kita amankan dan pakaian korban yang masih bercak darah," jelasnya.

Menurut AKP Nandar, pihaknya masih melakukan pendalaman dan akan memeriksa kejiwaan pelaku. Sebab, ada informasi pelaku mengalami depresi.

"Memang informasinya seperti itu (depresi). Kita masih mendalami pemeriksaan terhadap ahli psikologi juga. Namun hubungan mereka adalah murid dan guru. Pelaku dulu pernah diplonco ya. Itu jadi salah satu dasar adanya cekcok, emosi. (Guru) dalam bela diri," tukasnya.

Sumber: okezone.com
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat