Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Ekbis
Konsumen Makin Selektif, Industri Pulp dan Kertas Terapkan Prinsip Ini
Kamis, 18 Februari 2021 - 21:31:36 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Industri berskala besar berbahan baku kayu yaitu pulp dan kertas sering kali bersinggungan dengan berbagai persoalan terkait lingkungan, kebakaran hutan dan lahan. 

Apalagi selain membutuhkan lahan yang luas, jam produksi pabrik sektor itu pun yang tiada henti.

Dari sisi pasar, industri itu pun menghadapi tantangan baru yaitu green consumers. Mereka adalah para konsumen yang lebih memilih produk tidak membahayakan kesehatan dan merusak lingkungan.

Merespons hal tersebut, Pelaksana tugas Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kementerian Perindustrian, Edy Sutopo mengungkapkan, industri pulp dan kertas terus berinovasi menerapkan proses produksi yang berkelanjutan.

Menurutnya, saat ini berbagai upaya masih terus dikembangkan demi menyelesaikan tantangan tersebut. Namun ditegaskan, industri itu berkomitmen untuk pelestarian lingkungan.

“Saya kira semua industri komit dengan isu lingkungan ini karena memang kalau kita lihat secara hukum, industri di Indonesia dikembangkan dengan prinsip green consumerism,” ucap Edy dalam webinar bertema ‘Mewujudkan Industri Pulp dan Kertas yang Berkelanjutan’ Kamis, (18/2/2021).

Terkait, produk ramah lingkungan mulai lebih banyak dipilih oleh konsumen, dia mengatakan, hal tersebut lah yang jadi salah satu dasar industri kertas dan pulp komitmen jaga lingkungan. Selain aspek bisnis, keselamatan konsumen juga jadi perhatian dalam produksi.

Lebih lanjut Edy menambahkan, industri Pulp dan kertas Indonesia hingga kini masih memiliki daya saing yang kuat. Saat ini Industri Pulp menempati peringkat 8 dunia dan industri kertas peringkat 6 dunia.

Dia menjelaskan, industri pulp dan kertas RI memiliki daya saing tinggi karena salah satunya memiliki potensi bahan baku Pulp dan Kertas yang cukup besar. Khususnya penyediaan kayu dari Hutan Tanaman Industri (HTI).

Bahkan menurutnya, Indonesia memiliki potensi hutan nomor 3 terbesar di dunia, setelah Brasil dan Zaire. Keunggulan itu dalam bidang luas area dan potensi produksi hasil hutan.

"Dengan iklim tropis, produksi kayu tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan hutan di negara pesaing yang beriklim sub tropis," jelasnya.

Dari sisi pasar kata Edy, permintaan global akan produk industri pulp dan kertas, baik di dalam negeri maupun ekspor masih menjanjikan. Antara lain produk kertas tissue, kertas kemasan.

Dengan tren transaksi e-Commerce yang semakin meningkat, dapat mendorong kebutuhan kertas untuk kemasan kertas dan karton akan tumbuh. Pasar industri ini pun semakin luas.

“Selain potensi dari kebutuhan kertas, industri pulp juga saat ini sudah berkembang untuk produk hilir lainnya, yaitu produk dissolving pulp sebagai bahan baku rayon untuk industri TPT (Tekstil dan Produk Tekstil),” jelasnya dikutip dari viva.co.id. (*)




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat