Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Ekbis
Ribut dengan Pemerintah China Harta Jack Ma Hilang Rp98 Triliun
Jumat, 08 Januari 2021 - 08:53:30 WIB

SULUHRIAU– Miliarder China yang juga pendiri Ant Group Jack Ma tercatat kehilangan harta kekayaannya hingga mencapai US$7 miliar atau setara Rp98 triliun (kurs Rp14.000 per dolar AS) usai melakukan kritik keras kepada regulator keuangan China.

Dilansir dari Forbes pada Jumat 8 Januari 2021, pidato keras Jack Ma pada 24 Oktober 2020 lalu di Shanghai telah membuat Ant Group menangguhkan IPO-nya dan dalam dua bulan setelah berpidato harta pendiri Alibaba itu mulai menyusut.

Seperti diketahui, dalam pidato keras tersebut Jack Ma menuduh regulator Beijing menahan inovasi yang dilakukan perusahaan financial technologi. Pidatonya tersebut dinilai publik menjadi komentar paling mahal dalam sejarah China.

Atas kritik pedas tersebut regulator China tak tinggal diam dan membalas dengan cara yang spektakuler, sehingga menyebabkan Ma menangguhkan IPO-nya. Beijing juga lakukan  
pertunjukan yang bagus untuk membiarkan kekuatan pasar memainkan peran.

Selama ini, Jack Ma mungkin telah membangun dunia e-commerce dan fintech. Dan dirinya mungkin berpikir bisa menjawab investor New York Stock Exchange. Tapi seperti yang dikatakan Jeffrey Halley dari Oanda, "hanya ada satu bos besar di China, dan itu bukan Jack Ma".

Untuk itu, aksi yang dilakukan oleh Jack Ma akan menjadi tindakan yang sulit untuk dijalani pada 2021. Gelombang kejut dari pemerintah China yang tiba-tiba mengarahkan senjata anti-trustnya pada Ma membuat sulit di tengah kebingungan COVID-19.

Selain itu, kejatuhan Jack Ma menimbulkan begitu banyak pertanyaan tentang model kapitalisme China. Dan perusahaan Fintech di China semakin tahu untuk tidak menyebut Bank of China sebagai pegadaian, karena akan berbahaya dan melanggar batasan.

Sebelumnya, diberitakan miliarder China Jack Ma sempat menghilang selama dua bulan. Dan diketahui hilangnya Jack Man terjadi usai regulator China dilaporkan menekan Fintech Ant Group milik Jack Ma untuk membagikan data konsumen dengan Beijing.

Sebab, regulator percaya bahwa Ant Group, yang didirikan pada 2014, memanfaatkan data pribadi penggunanya dari aplikasi pembayaran Alipay, sehingga memberikan fintech itu keunggulan kompetitif dibandingkan pemberi pinjaman kecil dan bank besar.

Diketahui, Alipay, memiliki lebih dari 1 miliar pengguna, sehingga dapat mengumpulkan sejumlah besar data tentang kebiasaan belanja konsumen, riwayat pembayaran pinjaman, dan perilaku meminjam.

Dengan demikian, sebenarnya mungkin saja regulator China meminta Ant untuk memasukkan datanya ke dalam sistem pelaporan kredit nasional yang dijalankan oleh People's Bank of China tapi Jack Ma belum menyerahkan data tersebut.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat