Kamis, 01 Oktober 2026 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
 
 
☰ Internasional
Demi Ubah Konstitusi, Presiden Mainkan Politik Dinasti Tingkat Tinggi
Selasa, 04 Agustus 2020 - 07:26:20 WIB
Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa (kanan) dan saudara laki-lakinya, mantan presiden Mahinda Rajapaksa (kiri). (Foto: Antara/Reuters)

SULUHRIAU - Presiden Gotabaya Rajapaksa berharap dapat memperkuat dominasinya di Sri Lanka lewat pemilihan umum legislatif yang akan digelar besok, Rabu (5/8/2020).

Dalam pemilihan itu, dia mendukung kakak laki-lakinya, Mahinda Rajapaksa untuk menjadi perdana menteri. Sri Lanka akan menggelar pemilu di tengah pandemi COVID-19 yang telah menjangkiti 2.816 orang di negara itu. Para pemilih diwajibkan mengenakan masker, membawa pulpen sendiri, dan menjaga jarak saat memberikan suara. Suara yang diberikan para pemilih akan dihitung Kamis.

"Kami akan memastikan kalian dapat memberikan suara dengan aman," kata ketua komisioner pemilihan umum, Mahinda Deshapriya. Ia meminta masyarakat mengikuti pemilu tanpa rasa takut.

Kakak-beradik Rajapaksa membangun karier politik mereka di atas politisasi identitas Sinhala, etnis mayoritas beragama Buddha di Sri Lanka. Oleh karena itu, Mahindra diperkirakan akan unggul dari Sajith Premadasa dan mengukuhkan posisinya sebagai perdana menteri, kata beberapa pengamat.

Premadasa, calon perdana menteri dari kubu oposisi, merupakan anak laki-laki Ranasinghe Premadasa, yang tewas dalam aksi teror bom bunuh diri oleh milisi Tamil pada 1993 saat ia menjadi presiden Sri Lanka.

Rajapaksa pun menghendaki kekuasaan presiden yang terputus oleh pemerintahan sebelumnya sebagai upaya reformasi di tubuh pemerintah guna mencegah penyalahgunaan kekuasaan.

"Mayoritas masyarakat di Sri Lanka (menunjukkan) mereka telah memutuskan ingin keluarga Rajapaksa kembali dengan memilih Gotabaya Rajapaksa sebagai presiden," kata Jayadeva Uyangoda, pengamat politik independen.

Ia mengatakan pernyataan yang harus diajukan apakah mereka akan menguasai mayoritas suara untuk membuat perubahan besar di Sri Lanka.

Pemerintah menjalankan reformasi dengan membentuk berbagai lembaga independen, termasuk di bidang peradilan, hak asasi manusia, dan komisi kepolisian untuk membagi kewenangan yang sebelumnya terpusat di tangan presiden.

Presiden Rajapaksa mengatakan ia tidak dapat menjalankan rencananya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi karena pembatasan itu.

"Mustahil untuk membuat perubahan yang berarti dan menjalankan rencana yang saya janjikan ke masyarakat," kata dia minggu lalu. Konstitusi di Sri Lanka harus diamandemen terlebih dahulu sebelum presiden mendapatkan kewenangan lebih untuk membuat perubahan itu.

Artinya, Rajapaksa membutuhkan dukungan dua pertiga suara mayoritas di parlemen. Dengan Mahinda di kursi perdana menteri, kakak beradik itu berpotensi mengubah konstitusi negara sesuai keinginan mereka. (Ant/Jpnn/Jan)




 
Berita Lainnya :
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    02 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    03 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    04 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    05 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    06 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    07 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    08 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    09 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    10 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    11 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    12 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    13 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    14 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    15 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    16 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    17 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    18 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    19 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    20 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    21 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    22 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat