Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Kasus Pertama di Dunia, Bayi Kembar Tiga yang Baru Lahir Positif Corona
Rabu, 24 Juni 2020 - 16:41:49 WIB
Illustrasi [foto int]

SULUHRIAU- Bayi kembar tiga yang baru lahir di Meksiko dites positif virus corona, dalam kasus yang menurut pejabat kesehatan setempat, belum pernah terjadi sebelumnya.

Dua bayi, satu laki-laki dan satu perempuan, berada dalam kondisi stabil di sebuah rumah sakit di Negara Bagian San Luis Potosi. Namun, bayi kedua menerima perawatan untuk kondisi pernafasan.

Mereka lahir prematur pada 17 Juni, dan semuanya dinyatakan positif virus corona pada hari kelahiran mereka.

Seorang juru bicara Komite Keamanan Kesehatan negara bagian mengatakan, penularan penyakit dalam kelahiran bayi kembar belum terdeteksi di mana pun secara global. Para ahli medis melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah Covid-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru, bisa ditularkan melalui plasenta ibu selama kehamilan.

Sejumlah kecil bayi yang baru lahir diketahui mengidap virus setelah lahir, tetapi pejabat kesehatan mengatakan mereka tidak percaya hal yang sama terjadi dalam kasus ini.

Menteri Kesehatan Negara Bagian San Luis Potosi, Mónica Liliana Rangel Martínez mengatakan bahwa "mustahil bayi-bayi itu terinfeksi pada saat kelahiran," demikian diwartakan BBC.

Namun, orangtua mereka saat ini sedang diuji, dengan pihak berwenang mengatakan mereka mungkin tidak menunjukkan gejala.

Meksiko telah mencatat lebih dari 185.000 kasus virus korona dan 22.584 kematian sejak kasus pertama negara itu pada 28 Februari.

Virus corona pada bayi baru lahir adalah sesuatu yang tidak biasa, tetapi pernah terjadi. Bayi dapat tertular virus setelah lahir jika mereka memiliki kontak dekat dengan siapa saja yang sudah terinfeksi. Virus itu mungkin juga diturunkan di dalam rahim dari ibu ke bayi melalui plasenta.

Peneliti dari Yale School of Medicine, Amerika Serikat (AS) baru-baru ini melaporkan kasus infeksi virus corona melalui plasenta pertama yang diketahui. Ketika infeksi memang terjadi, risiko terhadap ibu dan bayi seringkali rendah, meskipun beberapa laporan menunjukkan itu mungkin meningkatkan kemungkinan bayi dilahirkan lebih awal.

Tidak ada bukti bahwa virus tersebut menyebabkan keguguran atau memengaruhi perkembangan bayi dalam kehamilan, tetapi, sebagai tindakan pencegahan, wanita hamil disarankan untuk secara ketat menghindari kontak sosial yang dekat untuk mengurangi kemungkinan mereka terkena virus corona.

Sumber: Okezone.com
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat