Kamis, 01 Oktober 2026 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
 
 
☰ Internasional
Dikaitkan dengan Virus Corona, China Ingatkan Tidak Makan Ikan Salmon Sementara Waktu
Selasa, 16 Juni 2020 - 13:54:19 WIB

SULUHRIAU- Pasar salmon impor senilai 700 juta dollar AS di China terancam merugi setelah ikan itu dikaitkan dengan kasus baru virus corona yang ditemukan di sebuah pasar buah dan sayuran Beijing.

Eksportis besar eperti Denmark, Norwegia, dan Australia diyakini akan terpukul dengan kejadian ini. Salmon telah diambil dari rak-rak di supermarket dan platform pengiriman grosir di kota-kota besar China, sementara para ahli  memperingatkan orang-orang untuk tidak mengkonsumsi makanan laut yang kaya omega-3 itu. Boikot terjadi setelah ketua pasar buah dan sayuran utama bernama Xinfadi, tempat hampir 100 infeksi yang baru terdeteksi, mengatakan bahwa virus itu ditelusuri ke papan pemotong yang digunakan oleh penjual salmon impor.

Zeng Guang, seorang ahli senior di Komisi Kesehatan Nasional, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan media pemerintah pada hari Ahad (14/6/2020), "Kami belum mengetahui apakah manusia menularkan virus ke salmon, atau salmon yang tertular virus terlebih dahulu.” Dia memperingatkan warga Beijing untuk tidak makan salmon mentah atau membeli makanan laut impor untuk saat ini.

Wu Zunyou, kepala ahli epidemiologi dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit China mengatakan pada hari Minggu (14/6) bahwa virus dapat bertahan hidup di permukaan makanan beku hingga tiga bulan dan bahwa badan tersebut sangat mencurigai barang-barang yang terkontaminasi sebagai sumber wabah terbaru.

Meskipun tidak jelas apakah virus tersebut benar-benar dapat ditularkan melalui makanan beku yang kemudian dicairkan, pengucilan salmon dengan cepat mencerminkan kekhawatiran China yang meningkat atas kebangkitan mendadak kasus di ibukota Beijing, tempat sekitar 20 juta orang penduduk tinggal.

Sekitar 20 kompleks perumahan telah ditutup dan beberapa sekolah ditutup sementara pejabat setempat bekerja cepat untuk melacak orang-orang yang telah mengunjungi atau melakukan kontak dengan pasar Xinfadi.

Boikot salmon menjadi pukulan lain bagi eksportir makanan laut ke China, setelah pandemik virus corona menyebabkan penjualan dalam empat bulan pertama tahun ini turun lebih dari 30 persen. Menurut data bea cukai China, jauh sebelum krisis, empat eksportir terbesar yakni Chili, Norwegia, Australia, dan Kepulauan Faroe Denmark telah melihat permintaan terus tumbuh menjadi 686 juta dollar AS pada tahun lalu karena meningkatnya pendapatan kelas menengah dan peralihan ke diet yang lebih sehat.

Situasi sebaliknya justru terjadi pada saham produsen daging babi, pada hari Senin (15/6/2020), Jiangxi Zhengbang Technology Co melonjak 6,9 persen pada istirahat tengah hari di Shenzhen dan Wens Foodstuffs Group Co naik 3,8 persen. Keduanya mencatatkan kenaikan harian terbesar sejak April.

Kenaikan itu kemungkinan didorong oleh ekspektasi bahwa permintaan daging akan naik karena konsumen menghindari makanan laut, kata Ken Chen, seorang analis KGI Securities Co di Shanghai. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan April, para peneliti dari Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan bahwa virus corona tidak diketahui menginfeksi hewan makanan air atau mencemari produk mereka.

“Risiko harus diabaikan dengan penanganan makanan dan sanitasi yang tepat, meskipun permukaannya berpotensi terkontaminasi ketika ditangani oleh orang yang membawa virus”, tulis para ilmuwan termasuk Melba G. Bondad-Reantaso, seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (15/6/2020). [rmol]

Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    02 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    03 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    04 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    05 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    06 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    07 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    08 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    09 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    10 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    11 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    12 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    13 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    14 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    15 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    16 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    17 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    18 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    19 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    20 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    21 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    22 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat