Kamis, 01 Oktober 2026 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual | Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
 
 
☰ Ekbis
Menurut Prof Asep Syaifuddin, Indonesia Terancam Kolaps
Rabu, 15 April 2020 - 14:26:17 WIB
Ilustrasi [int]

SULUHRIAU- Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Asep Syaifuddin mengungkapkan, masalah pandemi virus corona COVID-19 sangat berat. Dampaknya jauh lebih dahsyat daripada sekadar krisis ekonomi.

Ahli statistik ini memprediksikan bila pandemi masih belum tertangani hingga Desember 2020, Indonesia terancam kolaps dan tidak ada negara yang bisa langsung membantu.

"Ini harus disadari oleh semua lapisan masyarakat. Kondisi saat ini betul-betul sangat berat dan masif. Bila tidak ada kedisiplinan masyarakat dalam menjaga jarak sosial dan jarak fisik sudah bisa dipastikan pandemi Covid-19 sulit berakhir di bulan Mei atau Juni sekalipun," kata Prof Asep seperti dilansir JPNN.com, Rabu (15/4/2020).

Dia melanjutkan, para ahli membuat prediksi pandemi akan berakhir pada Juni 2020. Itu asumsinya bila masyarakat betul-betul taat sekaligus melakukan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Bila keadaan ini tidak berjalan, lanjut Asep, misalnya karena kebiasaan awal puasa orang-orang belanja, lalu tarawih berjemaah, plus mudik lebaran, bisa terjadi keadaan sosial dan ekonomi sangat mengerikan.

"Jadi, tolong dicamkan bahwa situasi wabah Covid-19 ini bukan main-main," tegas rektor Universitas Al Azhar ini.

Dari segi ekonomi, saat ini pengetatan ikat pinggang, karyawan, PNS, TNI, Polri, harus rela tidak menerima bonus bahkan gaji ke-13.

Pemerintah pusat dan daerah tidak perlu membeli barang-barang yang tidak terkait dengan penanggulangan Covid-19.

Dana-dana APBN/APBD diprioritaskan ke upaya melawan Covid-19. Semua aparat melakukan efisiensi yang super ketat supaya program-program penanggulangan Covid-19 bisa efektif.

Asep menambahkan, faktor ekonomi pertanian sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan. Karena saat ini negara-negara asing pun akan menjaga produk untuk kepentingan mereka sendiri.

Artinya ekspor impor akan mandek. Untuk itu, perlu kebijakan subsidi pertanian baik input ataupun output. Misalnya dengan membeli produk.

"Prioritaskan subsidi untuk produk-produk pertanian rempah-rempah (empon-empon) yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Seperti jahe, kunyit, temulawak dan lainnya. Tentu makanan pokok (staple food) lokal seperti jagung, ubi-ubian, sagu harus digenjot lagi, selain beras," bebernya.

Konsultasi kesehatan lewat digital juga perlu digerakkan. Health market place menjual produk multivitamin yang bisa membantu stamina masyarakat.

Bagi PDP dan atau orang positif Covid-19 bisa melakukan karantina mandiri di rumah dengan konsultasi digital ke penyedia jasa yang bisa mengirim produk kesehatan untuk melawan Covid-19 (multivitamin, rempah-rempah/obat-obatan herbal, coconut virgin oil, madu yang semuanya berbasis lokal) dan dokter konsultan.

"Artinya saat ini teori 4-helix (pemerintah, perusahaan, petani, dan media massa) harus dijalankan. Fokus 4-helix di pertanian, pangan, dan kesehatan. Adapun media massa terus membantu penyebaran informasi yang berguna bagi sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat," tandasnya. (***)




 
Berita Lainnya :
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  • Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    02 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    03 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    04 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    05 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    06 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    07 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    08 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    09 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    10 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    11 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    12 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    13 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    14 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    15 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    16 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    17 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    18 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    19 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    20 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    21 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    22 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat