Kamis, 01 Oktober 2026 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
 
 
☰ Internasional
Intelijen AS Tuduh China Tutupi Data Kematian Virus Corona Sebenarnya
Sabtu, 04 April 2020 - 09:48:16 WIB

SULUHRIAU- Para pejabat intelijen AS dalam sebuah laporan khusus yang ditujukan kepada pemerintah, menuduh Cina telah menutupi tingkat penyebaran Covid-19 dan angka kematian yang sebenarnya. Pemerintahan Trump dikejutkan dengan meroketnya angka infeksi dan kematian akibat virus corona di Amerika Serikat, yang kini merupakan tertinggi di dunia.

Seperti dilansir detik.com, Bloomberg News mengutip tiga pejabat AS yang menuntut agar namanya dirahasiakan, yang mengatakan bahwa angka infeksi dan kematian yang dilaporkan Cina tidak lengkap. Tetapi tidak ada rincian lebih lanjut tentang temuan intelijen itu.

Cina membantah laporan intelijen AS itu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hua Chunying mengatakan, negaranya telah secara "terbuka dan transparan" melaporkan luasnya wabah corona, dan balik menuduh Washington sedang berusaha "mengalihkan kesalahan."

Skeptisisme terhadap Cina maupun Gedung Putih

Sejauh ini, Cina telah melaporkan sekitar 82.000 kasus infeksi dan 3.300 kematian Covid-19. Sekarang, angka infeksi dan kematian di Amerika Serikat sudah jauh lebih tinggi daripada di Cina.

Sampai Kamis (2/4), AS telah mencatat lebih dari 240 ribu angka infeksi virus corona dan lebih dari 8000 angka kematian, demikian menurut data dari Universitas Johns Hopkins.

Sebelumnya, beberapa ahli kesehatan memang sudah menyatakan keraguan terhadap catatan infeksi dan angka kematian Covid-19 di Cina. Ketua Asosiasi Medis Dunia yang berpusat di Prancis, Dr. Frank Ulrich Montgomery menyebut angka dari Cina "tidak kredibel".

Tetapi dia mengakui bahwa negara-negara lain juga bekerja dengan angka-angka yang tidak pasti, karena data yang lebih baik sering tidak tersedia, atau karena tes corona sering tidak tepat.

Presiden Donald Trump hari Rabu (1/4) mengatakan dia belum membaca laporan intelijen terbaru itu, tetapi menyebut angka-angka Cina memang "tampak terlalu sedikit".

Politisasi angka infeksi dan kematian

Masalahnya, pemerintahan Trump awalnya menganggap enteng cepatnya penyebaran Covid-19 di negaranya, bahkan sempat menyebutnya sebagai "virus Cina". Namun belakangan dan membuat AS menjadi pusat pandemi terbaru, setelah Cina, Italia dan Spanyol.

Awal pekan ini, penasehat kesehatan pemerintahan Trump Deborah Birx mengatakan, Cina kemungkinan melaporkan angka-angka yang terlalu kecil, "setelah apa yang kita lihat terjadi pada Italia dan melihat apa yang terjadi pada Spanyol."

Wakil Presiden AS Mike Pence juga menuduh Cina sudah lebih dulu mengetahui angka-angka dramatis, sebelum melaporkan tentang wabah itu bulan Desember tahun lalu kepada dunia.

Sementara Senator Ben Sasse dari Partai Republik mengatakan bahwa „Partai Komunis (Cina) sudah berbohong".

"Klaim bahwa Amerika Serikat memiliki lebih banyak kematian karena virus corona daripada Cina adalah salah," kata Ben Sasse dalam sebuah pernyataan. "Partai Komunis Cina telah berbohong, berbohong, dan akan terus berbohong tentang virus corona," tambahnya. (afp, rtr)








 
Berita Lainnya :
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    02 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    03 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    04 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    05 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    06 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    07 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    08 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    09 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    10 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    11 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    12 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    13 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    14 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    15 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    16 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    17 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    18 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    19 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    20 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    21 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    22 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat