Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Pendidikan
Pemrov Riau Dinilai Kurang Perhatian Bantu Anggaran untuk Pendidikan di Pekanbaru
Rabu, 02 Oktober 2019 - 20:10:47 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Minimnya anggaran daerah saat ini mulai terasa pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru. Ini dirasakan sejak SMA/SMK yang pengelolaannya ditangani Pemerintah provinsi.

Sejauh ini, Dinas Pendidikan Pekanbaru kelimpungan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk upaya meningkatkan  kesejahteraan guru.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pekanbaru, H Abdul Jamal kepada wartawan, Rabu (2/10/2019). "Sejak sekitar tiga tahun lalu, tepatnya sejak SMA/SMK di bawah pengelolaan Provinsi Riau, perhatian Pemrov Riau terkait pendidikan di Pekanbaru sangat minim," tegas Abdul Jamal.


Padahal, Pekanbaru ibu kota Provinsi Riau, bagaimanapun baik dan buruknya pendidikan di kota ini juga akan dirasakan Pemrov Riau.

Abdul Jamal mengaku, Pekanbaru tidak menuntut harus setara anggaran pendidikan dengan provinsi, tetapi proporsional. "Masa Pekanbaru bagian dari Provinsi Riau juga, tidak dapat menikmati anggaran memadai di bidang pendidikan ini," katanya.

Ia mengatakan, saking butuhnya Pekanbaru bantuan untuk pendidikan, apapun diberikan saat ini, akan diterima, misalnya bantuan pembangunan ruang kelas baru (RKB) untuk SMP dan SD, rahab bangunan sekolah, komputer dan lainnya.

Sebab, dengan jumlah sekolah negeri yang ada di Pekanbaru sebanyak 224, anggarannya untuk pembangunan fisik dan sarana hanya lebih kurang Rp6 miliar setahun.

Bandingkan dengan jumlah sekolah negeri di bawah Pemrov Riau sekitar 261, unit anggarannya triliunan pertahun.

Sejauh ini Pekanbaru hanya menerima bantaun dari Provinsi Riau di bidang pendidikan sekitar Rp7 miliar, namun itu untuk gaji guru bantu, bukan untuk fisik.

Sementara, gedung sekolah ataupun RKB baik SMP, SD bahkan juga PAUD masih minim. Sehingga, setiap penerimaan siswa baru selalu jadi polemik karena minimnya daya tampung.

Padahal katanya, Pekanbaru boleh menerima Benkeu dari pusat melalui Provinsi Riau untuk bantuan bidang pendidikan. "Ini tidak ada, yang ada itu Rp7 miliar uang habis untuk gaji guru," katanya.

Menurut Abdul Jamal, pihaknya kerap menyampaikan persoalan ini pihak Pemrov melalui rapat-rapat koordinasi. Saat rapat katanya ditanggapi, namun realisasinya tak ada. "Seperti munculnya polemik tinjangan guru kemarin, itu pak Gubri ngomong akan ada solusi membantu permasalahan seperti ini, mana," katanya bertanya.

Abdul Jamal berharap, ke depan Pemrov Riau dapat memperhatikan Pekanbaru di bidang anggaran pendidikan, dan tentunya juga kabupaten/kota lain. "Sebab, siswa yang tamat SMP, masuknya ke SMA/SMK, jika mutunya kurang, akan dirasakan dampaknya oleh Pemrov Riau juga," pungkasnya. [prt]






 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat