Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Hukrim
Ini Sosok Bripka Rahmat Effendy yang Tewas Ditembak Brigadir Rangga Sesama Polisi
Jumat, 26 Juli 2019 - 15:52:33 WIB
Alm. Brigadir Rahmat Effendy (Foto: dok. Istimewa/dtc)

SULUHRIAU- Bripka Rahmat Effendy ditembak oleh sesama polisi, Brigadir Rangga Tianto. Insiden itu terjadi di Polsek Cimanggis, Depok, pada Kamis (25/7/2019) malam.

Rahmat adalah anggota Subdit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Ditlantas Polda Metro Jaya. Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Made Agus sebagai pimpinannya menilai almarhum adalah sosok yang baik dan berdisiplin.

"Keseharian yang bersangkutan, dia orangnya baik, disiplin," kata Made Agus seperti dilansir detikcom, Jumat (26/7/2019).

Rahmat berdinas di Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya sejak 2008. Selama bertugas, Rahmat tidak pernah memiliki catatan buruk. "Nggak ada, nggak ada catatan apa-apa, dia bagus kok," imbuhnya.

Rahmat juga menjadi anggota Kelompok Sadar Kamtibmas (Pokdar Kamtibmas) di lingkungan tempat tinggalnya di Tapos, Depok. Diketahui, Rahmat tinggal di Tapos, Depok. Rahmat aktif menjaga keamanan lingkungan tempat tinggalnya bersama warga lain.

"Sehari-hari menjaga lingkungan dan aktif untuk menjaga Kamtibmas di tempat dia tinggal," jelas Agus.

Pada Kamis (25/7/2019) malam, Rahmat kebetulan mengamankan pelaku tawuran berinisial FZ, yang kedapatan membawa celurit. Dia lalu membawa FZ ke Polsek Cimanggis.

Tidak lama kemudian, datang ayah FZ bernama Zulkarnaen bersama Brigadir Rangga. Rangga kemudian meminta agar FZ tidak diproses dan dibina saja.

Namun Rahmat menegaskan dirinya sebagai pelapor dan proses hukum sedang berjalan. Rangga pun emosional hingga mencabut senpi dan menembak ke arah korban sebanyak 7 kali. Rahmat pun tewas di tempat.

Amankan Pelaku Tawuran

Polri mengatakan Brigadir Rangga Tianto pelaku penembak Bripka Rahmat Effendy, merupakan paman dari terduga pelaku tawuran, FZ, yang ditangkap Bripka Rahmat Effendy.

Hubungan kekeluargaan ini diduga membuat Brigadir Rangga emosional saat Bripka Rahmat Effendy hendak memperkarakan keponakannya.

Image result for Bripka Rahmat Effendy ditembak rekannya polisi

"Jadi kasus ini terjadi adalah sebuah komunikasi berujung salah paham. Catatan, pelaku adalah paman dari Saudara F yang diamankan korban Rahmat tersebut," jelas Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2019).

Meskipun tempat tinggal pelaku dan korban berdekatan, Asep memastikan tak ada masalah yang melatarbelakangi penembakan ini selain soal FZ yang diamankan. "Tidak ada (masalah lain)," sambung Asep.

Brigadir Rangga Bakal Dipecat

Kepala Divisi Propam Polri Irjen Listyo Sigit memastikan Brigadir Rangga Tianto, oknum yang menembak mati Bripka Rahmat Effendy, akan dipecat. Listyo menegaskan peristiwa serupa tak boleh terulang.

"Peristiwa tersebut tidak boleh terjadi lagi. Oleh karena itu, saat ini telah diturunkan tim untuk memproses oknum anggota tersebut. Yang bersangkutan saat ini sudah diamankan dan selanjutnya diproses pidana dan juga proses kode etik dengan hukuman PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat)," tegas Listyo Jumat (27/7/2019).

Selain itu, lanjut Listyo, Propam Polri akan menyelidiki penerbitan izin pegang senjata yang dimiliki Brigadir Rangga. Hal itu untuk mengetahui apakah Brigadir Rangga memenuhi syarat atau tidak dalam menguasai senjata api.

"Proses penerbitan izin senjata juga akan kita dalami, apakah yang bersangkutan memenuhi syarat atau tidak," ucap Listyo.

Dia mengimbau seluruh komandan satuan di Polri sungguh-sungguh mengawasi perilaku personel yang mendapat izin pegang senjata api (senpi). Listyo memerintahkan para komandan satuan mencabut izin pegang senpi anggota yang emosional.

"Para komandan agar betul-betul awasi perilaku anggota yang pegang senpi. Bagi yang memiliki kecenderungan emosional, lebih baik dicabut. Penggunaan senpi sudah ada SOP-nya dan harus betul-betul ditaati. Pelanggaran terhadap hal tersebut harus diberikan sanksi," tandas Listyo.

Editor: Jandri  : Sumber: detik.com






 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat