Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Pendidikan
Ini Soal Ujian 'Bubarkan Banser' yang Menuai Kecaman
Kamis, 11 April 2019 - 09:54:12 WIB

SULUHRIAU- Beredar kertas ujian pelajaran Bahasa Indonesia untuk pelajar SMP di Garut yang mencantumkan soal 'Bubarkan Banser'. Soal ini jadi kontroversi lantaran dianggap mendiskreditkan Banser.

Kertas ujian berisi soal 'Bubarkan Banser' ini tersebar di aplikasi perpesanan WhatsApp sejak Rabu (10/4/2019) siang.

Seperti dilansir detikcom, soal yang mencantumkan 'Bubarkan Banser' itu merupakan soal nomor 9 pilihan ganda.

Ada dua teks pernyataan yang diajukan untuk ditarik kesimpulan oleh para pelajar peserta ujian.

"Tokoh ulama Garut Tatang Mustafa Kamal mengecam aksi pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dilakukan Bantuan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU). Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda Melangbong Garut itu mendesak agar anggota Banser NU segera menyampaikan permintaan maaf karena anggotanya telah menghina kalimat tauhid dan umat Islam di seluruh dunia," begitu kalimat yang tertera pada kolom pernyataan teks 1 soal tersebut.

Sementara itu, teks 2 berbunyi: "Pasca adanya pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat saat peringatan hari santri oleh 3 anggota Banser, mulai terdengar permintaan agar organisasi yang dipimpin Gus Yaqut itu dibubarkan. Alasannya, karena keberadaannya tidak berguna dan cenderung arogan," katanya.
Baca juga: Soal Ujian 'Bubarkan Banser' di Garut Berujung Laporan ke Polisi

Dalam soal itu memuat pilihan jawaban A,B,C dan D. Masing-masing terdapat dua jawaban untuk teks 1 dan teks 2. Jawabannya seperti ini;

A.
Teks 1
Kecaman dan desakan agar anggota Banser NU pembakar bendera meminta maaf.

Teks 2
Permintaan agar Banser NU dibubarkan karena tidak berguna dan enserung arogan.

B.
Teks 1
Anggota Banser NU telah menghina kalimat tauhid dan umat Islam.

Teks 2
Tiga orang anggota Banser NU membakar bendera.

C.
Teks 1
Tatang Mustafa Kamal adalah tokoh ulama Garut.

Teks 2
Gus Yaqut merupakan pimpinan Banser NU.

D.
Teks 1
Kecaman dan desakan agar anggota Banser NU pembakar bendera meminta maaf.

Teks 2
Tiga orang anggota Banser NU membakar bendera.
Baca juga: Disdik Garut Tarik Soal 'Bubarkan Banser', Ujian SMP Diulang

Wakil Sekretaris 1 Bidang Organisasi PCNU Garut Hilman Umar Basori mengatakan, berdasarkan kunci jawaban soal tersebut, jawaban yang benar merujuk pada pilihan ganda poin A.

"Jawabannya A. Ini kan jadi seolah-olah menggiring opini pelajar bahwa Banser itu tidak diinginkan dan harus dibubarkan," ujar Hilman kepada wartawan di Kantor LP Ma'arif, Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, Rabu (10/4/2019).

Pihak Dinas Pendidikan Garut sendiri telah meminta maaf atas adanya soal tersebut. Disdik akan menarik ribuan soal yang telah dikerjakan para pelajar di 134 SMP di Garut yang melaksanakan ujian sekolah berbasis kertas dan pensil itu.

"Kami akan menarik kembali seluruh berkas naskah yang sudah dikirim ke sekolah dan kami akan susulan USBN ulang," ujar Kadisdik Garut Totong kepada wartawan di kantornya, Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (10/4/2019).   

Sumber: detik.com | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat